Mappigau Sihanua Karampuang, Aktitivis Masyarakat Adat ‘Minta’ Pengakuan

SINJAI, Suara Jelata — Pesta Adat (Mappigau Sihanua) yang dilaksanakan di kawasan adat karampuang Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, beberapa hari yang lalu (30/10) disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Sinjai. Selasa (01/11/2017).

Ribuan masyarakat di Kabupaten Sinjai turut hadir berdesakan dalam pesta adat yang langka ini.

Marjuli salah satu pemuda adat, menanggapi hal ini. Menurutnya persoalan perlindungan hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Sinjai masih belum nampak dengan jelas.

“Seharusnya, kehadiran pemerintah bukan hanya pada  proses ritualnya, tapi pemerintah juga harus hadir dalam pengakuan perlindungan hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Sinjai sebagai salah satu identitas kearifan lokal yang masih tetap bertahan”, tutur Marjuli salah satu pemuda adat Tompobulu.

Sehubungan dengan itu, Jasmadi Akbar selaku Koordinator Biro Advokasi, Hukum dan Politik Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Sinjai pun menuturkan hal serupa.

“Seharusnya Pemerintah Daerah Kab. Sinjai mendorong sebuah produk hukum daerah terkait pengakuan masyarakat adat sebagai subjek hukum” kuncinya.

Takdir/Andi