Kerja Nyata SBY-AFY, Program Strategis Dalam Bidang Pendidikan Sinjai

SINJAI, Suara Jelata—Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawa pemerintahan Sabirin Yahya bersama Andi Fajar Yanwar berkomitmen dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai.

Hal tersebut diwujudkan dalam visi misi pembangunan Kabupaten Sinjai yakni“Terwujudnya Masyarakat Sinjai Yang Unggul Dalam Kualitas Hidup Terdepan Dalam Pelayanan Publik”.

Unggul Dalam Kualitas Hidup adalah masyarakat Sinjai terdepan dalam pendidikan, yang kemudian dijabarkan dalam misi pembangunan meningkatkan sumber daya manusia dalam berbagai aspek kehidupan.

Dari misi tersebut di atas maka Dinas Pendidikan dalam membantu program pemerintah Kabupaten Sinjai masa periode 2013 s.d. 2018 di bidang Pendidikan dapat dijabarkan berdasarkan Progran Strategis Bidang Pendidikan yaitu :

1. Penataan dan Pemerataan Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS)

2. Peningkatan Kualifikasi Pendidikan ke S1

3. Bantuan Tabungan Siswa Berprestasi

4. Bantuan Mahasiswa Berprestasi

5. Pendidikan Gratis.

Program Strategis yang pertama adalah Penataan dan Pemerataan Guru PNS disebutkan bahwa untuk Penataan dan Pemertaan Guru Pegawai Negeri Sipil, penataan dan pemerataan guru telah dilakukan pemerintah mulai tingkat SD sampai dengan SMA/SMK dengan Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah berdasarkan kewenangan pemerintah di bidang pendidikan mulai jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK menjadi kewenangan Kabupaten/Kota.

Sedangkan mulai tahun 2017 dengan berlakunya Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pada matriks pembagian urusan pemerintahan konkuren antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota, dimana kewenangan pengelolaan pendidikan tersebut untuk Kabupaten/Kota hanya pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan anak usia dini dan pendidikan non formal, sementara jenjang pendidikan SMA/SMK dan Layanan khusus, pengelolaan pendidikan menjadi tanggung jawab provinsi.

Program Strategis kedua Peningkatan Kualifikasi Pendidikan ke S1, untuk jenjang pendidikan  mulai tingkat PAUD sampai dengan pendidikan dasar setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam hal kualifikasi pendidikan bahwa tuntutan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pendidik dan tenaga kependidikan harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1.

Program Strategis ketiga adalah Bantuan Tabungan Siswa Berprestasi,  bahwa sejak tahun 2013 jumlah gugus sekolah/madrasah sebanyak 36 gugus SD/MI, 11 gugus SMP/MTs, dan 7 SMA/SMK/MA, sedangkan jumlah siswa penerima : 108 org (SD/MI), 33 org (SMP/MTs), 21 orang (SMA/SMK/MA). Dengan total anggaran Rp. 183.000.000,-

Program Strategis ke empat ialah Bantuan Mahasiswa Berprestasi, bahwa jumlah mahasiswa asal sinjai yang menerima bantuan berdasarkan persyaratan. Untuk tahun 2014 sebanyak 75 orang dengan alokasi dana Rp. 225.000.000,-, sedangkan pada tahun 2015 tahap pertama (1) jumlah penerima sebanyak 300 orang dengan alokasi dana Rp. 900.000.000,-, sedangkan pada tahap kedua (2) jumlah penerima 158 orang dengan alokasi dana Rp. 474.000.000,-,  untuk tahun 2016 jumlah penerima tahap pertama (1) sebanyak 342 orang dengan alokasi dana Rp. 1.026.000.000,-, sedangkan tahap kedua (2) sebanyak 337 orang dengan alokasi dana Rp. 1.011.000.000,-, untuk tahun 2017 rencana penerimaan sebanyak 356 orang sementara tim verifikasi melakukan verifikasi faktual dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan IP minimal 3.00, jumlah dana yang disiapkan sebanyak Rp. 1.068.000.000,-

Program Strategis lima ialah Pendidikan Gratis, untuk pendidikan gratis telah dilaksanakan sejak tahun 2003/2004 sampai sekarang dengan sasaran pendidian pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA, pada tahun 2017 ini khusus pendidikan menengah tidak lagi dianggarkan di kabupaten, yang menjadi tanggung jawab berdasarkan kewenangan ialah pihak provinsi.

Dalam proses penganggaran dari tahun ketahun selalu mengalami peningkatan yang signifikan dengan jumlah SD/MI sebanyak 272 S/M, sedangkan jumlah SMP/MTs. Sebanyak 86 S/M, dan jumlah SMA/SMK/MA sebanyak 51 S/M, untuk tahun 2017 jenjang Pendidikan Menengah tidak lagi dianggarkan karena menjadi kewenangan provinsi.

Dana yang digulirkan oleh pemerintah Kabupaten Sinjai pada setiap tahunnya sebesar 6,7 miliar sedangkan dana sharing provinsi sebanyak 4 miliar lebih. Untuk tahun 2017, pemerintah provinsi sudah tidak menganggarkan pendidikan gratis pada jenjang SD/MI dan SMP/Mts, hanya pendidikan menengah dan layanan khusus yang menjadi kewenangannya.

Dari berbagai program strategis tersebut, Pemerintahan Sabirin Yahya bersama Andi Fajar mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Agus Arifin Nummang yang mengatakan bahwa Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya yang secara nyata memiliki komitmen dan perhatian terhadap upaya memajukan pendidikan melalui program pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi dan bantuan penyelesaian studi kepada mahasiswa Sinjai.

Ungkapan juga disampaikan oleh salah satu mahasiswa penerima Beasiswa Umar dari salah satu perguruan tinggi di Sinjai mengaku terbantu, menurutnya peran pemerintah dalam dunia pendidikan sudah cukup membanggakan, sehingga saya menyampaikan Terimah Kasih Pak Sabirin, bantuan seperti ini sangat diperlukan dalam penyelesaian study kami.  Ini bentuk perhatian Pemkab Sinjai bagi kami ” Kata Umar. (Bersambung..)

TIM SUARAJELATA/DIPERBAIKI KASUBAG HUMAS PEMDA SINJAI