Pembahasan APBD 2018 Dinilai Lambat, Aktivis: Trik Disengaja DPRD Dan Pemda

SINJAI, Suara Jelata—Ketua Forum Masyarakat Sipil Sinjai Abdul Rahman menilai Pemda Sinjai bersama DPRD kembali lambat untuk membahas APBD pokok 2018. Rabu, (22/11/2017).

Rahman mengatakan saat ini sudah masuk tanggal 22 november 2017 dengan waktu yang tak terasa berlalu pembahasan anggaran pokok tahun 2018 semestinya sudah dirampungkan.

“Melihat waktu yang sempit tidaklah efektif dan mendapatkan kualitas pembahasan anggaran tahun depan jika mengalami keterlambatan pembahasan dimana seharusnya sudah hampir kata rampung pasalnya berhitung dari hari ini pertanggal 30 November anggaran APBD harus ditetapkan”Katanya.

Menurut Rahman tahapan pembahasan APBD 2018 seharusnya berjalan sesuai dengan perosedur, pembahasan yang disinyalir potensi terlambat justru akan berdampak terhadap molornya beberapa agenda pembahasan selanjutnya.

“Akan berpengaruh terhadap kurangya serapan anggaran serta juga akan berdampak besar terhadap sistem pelayanan publik jika pembahasan anggaran tersebut dibahas asal asalan dan akan berdampak tidak berkualitas”Bebernya.

Keterlambatan pembahasan mulai dari rancangan APBD Renstra hingga pembahasan sebenarnya ini sudah menjadi masalah dari tahun ke tahun dan sama sekali tidak ada upaya dari eksekutif atau pun dari legislatif untuk memperbaiki sistem yang ada. Padahal DPRD paham akan tupoksinya semestinya hal ini tidak perlu terjadi.Tambahnya.

“Justru kami melihat dengan adanya upaya unsur kesengajaan memperlambat proses penyerahan Draf Rancangan APBD ke Legislatif supaya DPRD tidak punya waktu yang banyak untuk melihat dengan jelas program dan kegiatan yang diusulkan masing masing SKPD ataukah ini hanya trik eksekutif atau legislatif untuk bermain demi kepentingan pribadinya. Bagaimana mungkin membahas APBD yang sehat jika waktunya selalu terlambat”Kunci Rahman.

Sang/Redaksi