Pameran Pembangunan Sinjai Tidak Evektif, Videotron Promosi Berpihak Ke Usaha Kecil

SINJAI, Suara Jelata—Pemerintah Sinjai telah mengangarkan pengadaan sewa video tron yang berjumlah ratusan juta rupiah pada APBD Pokok 2018, pembangunannya sendiri saat ini telah berlangsung di perempatan lampu merah tugu Sinjai jalan Persatuan raya. Sabtu, (2/12/2017).

Meski hal ini belum diparipurnakan oleh DPRD Sinjai namun saat ini menjadi polemik di berbagai kalangan di Sinjai yang pro dan kontra.

Sebut saja misalnya salah satu tokoh Masyarakat Sinjai Saktiawan dalam ciutannya di media sosial Facebook menganggap belum waktunya Sinjai untuk memiliki Video tron (VT), menurutnya jika pemkab Sinjai ingin mensosialisasikan keberhasilan Pemda cukup dengan menefektifkan kerja WEB Sinjai dengan TV Sinjai.

Sebelumnya dalam pembahasan di Komisi III DPRD Sinjai dua anggota DPRD yakni Haeril Anwar dari PKB dan Andi Wirawan dari Nasdem wall out dari pembahasan RAPBD 2018 Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM.

Haeril Anwar Fraksi PKB mengatakan setelah membaca dan mengkaji RKA tahun anggaran 2018 Dinas Perindag dan ESDM Sinjai, melihat ada anggaran untuk sewa videotron yang anggarannya 900 juta dan sedikit lagi 1 milyar.

“Kenapa saya menolak karena melihat dari pendapatan hasil retribusi pasarnya hanya 850 juta sedangkan mau bergaya-gaya dengan vidiotron yang menurut saya, Sinjai belum saatnya”Katanya.

Dia berangapan lebih setuju kedepannya atau tahun 2019, Sinjai belum saatnya bergaya-gaya seperti itu, “menurut saya perbaikimi dulu apa yang lebih pantas karena uang yang digunakan adalah uang rakyat, maka dengan itu gunakan untuk pro rakyat, saya rasa ini tidak masuk diakal dan tidak pro rakyat apalagi menurut saya ini tidak memiliki asas manfaat”Tegas Haeril diamini Andi Wirawan.

Menanggapi polemik ini Kadis Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai Akbar Mukmin mengaku saat ini Sinjai sudah selayaknya ada VT. Harga videotron kalau dibeli memang sangat mahal, bisa dengan kisaran kurang lebih 2 milyar.

“Tapi apabila digunakan dengan baik akan mendatangkan keuntungan yang luar biasa. bahwa intinya DPRD sudah menyetujui hal tersebut. Videotron sebenarnya memiliki banyak manfaat, diantaranya bisa sebagai sumber pendapatan bagi Daerah”Terang Akbar Mukmin.

Saat ini menurutnya ada beberapa Instansi dan BUMN di Sinjai yang siap bekerjasama atau memasang iklan lewat videotron sebut saja Kemenag, BPD, BRI dan lain- lain.

“Pemda Sinjai juga akan menayangkan dan mempromosikan produk- produk lokal melalui videotron karna wadah promosi lewat pameran pembangunan kurang efektif. Disamping itu pemda juga akan mengratiskan para petani, nelayan dan pengusaha- pengusaha kecil untuk mempromosikan produknya lewat videotron nanti”Kuncinya.

BUR/SANG