Dialog Humas Pemda Sinjai, Serap Keluhan Warga Soal Pembangunan Berkelanjutan

SINJAI, Suara Jelata—Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan masa yang akan datang dengan menitikberatkan pada daya dukung lingkungan, pencapaian keadilan sosial, berkelanjutan ekonomi dan lingkungan.

Atas dasar tersebut, bagian Humas Setdakab. Sinjai melaksanakan Dialog Publik, dengan mengusung tema ” Pembangunan Berkelanjutan Menuju Sinjai Sejahtera”, Selasa (12/12/2017) yang berlangsung di Warkop 189, Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Dialog publik ini dihadiri berbagai elemen masyarakat diantaranya adalah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ), OKP dan Para Kepala Biro Pers se-Kabupaten Sinjai, yang dipandu oleh Kabag Humas Setdakab Sinjai, M. Sabir Syur.

Dialog ini akan dilaksanakan sebanyak 2 kali yakni hari Selasa 12 Desember 2017 dan akan berlanjut 13 Desember 2017 di tempat yang sama.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Irwan Suaib, S.Stp, M.Si mewakili Kepala Dinas Kesehatan hadir selaku narasumber didampingi Mahyuddin dari Dinas Kesehatan menjelaskan sejumlah program kegiatan Dinas Kesehatan, diantaranya RTK, Telemedicine serta Puskesmas Wisata.

“Inovasi pelayanan publik yang masuk Top 40 Pelayanan Publik yaitu Rumah Tunggu Kelahiran (RTK).Masyarakat Pulau Sembilan yang menunggu kelahiran dapat menunggu di RTK, dimana selama menunggu masa persalinan segala biaya yang timbul ditanggung oleh pemerintah”Katanya.

Ia menambahkan, program lainnya adalah Telemedicine, terkait dengan pemeriksaan kesehatan jantung secara jarak jauh.Di Sinjai telah terdapat lima puskesmas yang menjalankan program tersebut, yaitu Puskesmas Balangnipa, Puskesmas Pulau Sembilan, Puskesmas Kampala, Puskesmas Panaikang dan Puskesmas Lappadata.

“Puskesmas Wisata Pulau Sembilan akan segera diresmikan.Semoga dengan ini, masyarakat yang berobat di sini, secara psikologis merasa tidak datang berobat dengan menikmati suasana pemandangan dan merasa refresh”Terangnya.

Marsuki,S.Sos, S.Pd Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan mewakili Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa peran pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang menyentuh langsung masyarakat adalah program yang tidak terakomodir dalam pendidikan formal.

“Misalnya terkait keaksaraan, sesuai data telah dilakukan penuntasan hingga tahun 2016 serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi”Kuncinya.

IZHAR/REDAKSI