Kesal, Warga Tellulimpoe Protes Pelayanan Puskesmas Mannanti

SINJAI, Suara Jelata— Warga Kecamatan Tellulimpoe menyesalkan pelayanan Puskesmas Mannanti, Kec. Tellulimpoe, Kab.Sinjai dalam melayani pasien.

Hal itu dialami oleh Kasrum (21). Dia mengaku akibat pelayanan kurang tanggap, kakeknya Massing (76) dari Pakokko, Desa Tellu Limpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Kab. Sinjai meninggal dunia, Jumat (9/3/18).

Kasrun menyampaikan bahwa Kakeknya masuk Puskesmas sejak pukul 02.00 Wita (9/3) karena sakit perut, namun diduga tidak pernah dilayani oleh dokter di Puskesmas tersebut sampai kakeknya meninggal sekitar pukul 14.00 Wita.

“Saya sangat kecewa atas pelayanan Puskesmas Mannanti karena kakek saya, Massing, tidak pernah dilayani Dokter sejak masuk di Puskesmas sampai meninggal dunia” Sesal Kasrum.

Bukan hanya itu, Kasrum juga menyesalkan lambatnya Ambulance yang akan mengantar almarhum kakeknya dari Puskesmas ke kediaman.

“Saya juga menyesalkan lambatnya Ambulance, hanya dengan alasan tidak ada sopir” Jelas Kasrum.

Kasrum juga meminta kepada pemerintah Daerah agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Kepada yang bersangkutan agar  ditindak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku” Kuncinya.

Sementara sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, Irwan Syuaib saat dikonfirmasi mengatakan kalau memang Dokter di sana sedang pelatihan.

“Kalau ditangani langsung sama dokter memang tidak dinda karena kebetulan dokternya lagi ada acara pelatihan di Dinkes tapi sejak masuk tadi malam sudah mendapatkan pelayanan dari petugas di puskesmas sesuai arahan dokter” Katanya via WhatsApp.

Lanjut Irwan, sedangkan Ambulance yang digunakan tidak lambat, dan keluarganya tidak lama menunggu.

“Menurut teman-teman Puskesmas tidak menunggu lama keluarga pasien, mobil sudah disiapkan” Kuncinya.

ZHENAL/BUR