3 Oknum Guru Di Sinjai ‘Diciduk’, Ketua Panwas Sinjai Kok Bilang Dirinya Gagal

SINJAI, Suara Jelata—Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan kembali menyelidiki dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil Negara dalam pemilihan kepala daerah serentak 2018. Rabu, (21/3/2018).

Panwaslu menemukan tiga oknum ASN yang berprofesi sebagai Guru yang ikut menghadiri kampanye dialogis salah satu calon wakil gubernur Sulawesi Selatan yang digelar di salah satu Desa di Kecamatan Bulupoddo Sinjai.

Ketiga oknum aparatur sipil Negara yang diduga terlibat politik praktis Pemilukada serentak 2018 masing-masing Muh.Amir Gakin, H.sainuddin dan Muharram ditemukan turut serta dalam kegiatan kampanye dialogis calon wakil gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Andi Sudirman Sulaiman yang digelar di Desa Bulu tellue Kecamatan bulupoddo beberapa waktu lalu.

Rusmin mengatakan pihaknya memiliki cukup bukti terkait dugaan keterlibatan ketiganya yang diketahui bekerja sebagai guru tersebut karena itu dia mengeluarkan rekomendasi temuan pelanggaran Pilkada untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak komisi aparatur sipil negara atau KASN.

“Saya sebagai Ketua Panwaslu Sinjai bersama penerintah gagal karena banyak ASN yang terlibat melanggar netralitas dan tidak mengutamakan loyalitas terhadap pekerjaan tapi mau tidak mau kami akan menindak itu apalagi yang ketiganya ini bukan Tim Sukses tapi itu kampanye dialogis,”Kata Rusmin.

Kata Rusmin sampai saat ini pihaknya telah menindaki 7 anggota ASN saat ini yang diduga melanggar netralitas Dalam Pemilukada tahun 2018 tentang AS, juga menemukan pelanggaran netralitas Pilkada yang diduga melibatkan oknum perangkat Desa di Sinjai.

ZHAENAL