DPW PETANI DIY Akan Menciptakan Kabupaten Kulon Progo Tanpa Limbah

KULON PROGO, Suara Jelata — Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pertemuan dengan Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo terkait Pencanangan Gerakan 2020 Kulon Progo. Kamis (03/05/2018).

Bertempat di Kantor Bupati Kulon Progo, Turut hadir Bupati Kulon Progo dr. Hasto Wardoyo yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo Arif Prastowo, Sekretaris DPW PETANI DIY, Asti Irwandiyah dan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PETANI, Kabupaten Kulon Progo, Wiwit Suroto.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Kulon Progo menyambut baik dan sangat setuju dengan program yang akan dilakukan oleh DPW PETANI DIY dan DPC PETANI Kabupaten Kulon Progo yang memaksimalkan pengolahan limbah yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

Ia menginginkan agar DPW PETANI DIY melalui DPC PETANI Kabupaten Kulon Progo untuk segera melakukan nota kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, agar segera bekerja dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di lingkup Kabupaten Kulon Progo.

Selain itu, Sekretaris DPW PETANI DIY, Asti Irwandiyah bersama Ketua DPC PETANI Kab.Kulon Progo, Wiwit Suroto menyatakan dukungannya serta siap bekerjasama dan mengkoordinasikan kegiatan tersebut dengan dinas-dinas terkait dilingkup Kabupaten Kulon Progo.

Sekretaris DPW PETANI DIY juga mengatakan bahwa sesuai arahan Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati, bahwa saat ini secara organisasi PETANI sudah harus memulai dan fokus pada kawasan pertanian berbasis ekologi dan kearifan lokal.

Ditambahkan pula bahwa Program Pengolahan Limbah Menuju Kulon Progo Zero Waste 2020 atau lebih dikenal sebagai Gerakan 2020 Kulon Progo Zero Waste akan didampingi oleh Peter Michael Duenninger, Tenaga Ahli dan juga Relawan Bidang Lingkungan Hidup DPW PETANI DIY tersebut merupakan seorang warga negara Jerman yang fokus pada pengolahan limbah dan lingkungan hidup.

Lanjut, Bupati Kulon Progo juga mengatakan agar secepatnya program tersebut segera dimulai.

“Kedepannya melalui program dan gerakan Zero Waste ini Bupati ingin, secara bertahap akan berkurang dan sama sekali tidak ada lagi limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengurangi penyebaran infeksi atau sumber penyakit”. Kuncinya.

Penulis: Irfan
Editor: Andika Putra