HIPMA Gowa Adakan Dialog Budaya Sebagai Upaya Pelestarian Adat

Foto bersama dalam kegiatan dialog budaya di gedung PKG SD No.2 Malino Kec. Tinggimoncong Kab.Gowa

GOWA, Suara Jelata — Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koordinatorat Tinggimoncong melaksanakan Dialog Budaya di Gedung PKG SD No.2 Malino Kec. Tinggimoncong Kab.Gowa. (Kamis, 10/05/2018).

Kegiatan dialog ini bertemakan  “Accarita Budaya Ri Empo Sipatangarri” sebagai salah satu program kerja yang ada di kepengurusan HIPMA Gowa Koord. Tinggimoncong periode 2017-2018 M.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kordinatorat/komisariat serta organisasi pemuda lainnya yang ada di Tinggimoncong.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Tinggimoncong, Andre Mauritz dengan ungkapan bahwa “Mengenai kegiatan ini tentunya sesuatu yang patut kita apresiasi. Terus kembangkan dialog-dialog seperti ini dengan mengangkat tema-tema mengenai budaya dan pariwisata, karena Tinggimoncong ini adalah daerah parawisata sehingga mampu terkenal hingga ke mancanegara. Harapan saya kedepannya bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini harus ditingkatkan lagi dan Insyaallah bisa dibuat lebih besar lagi”.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salahsatu upaya pelestarian budaya di Kab. Gowa khususnya di Kec. Tinggimoncong dengan maksud untuk meningkatkan dan merefleksi kembali pemahaman budaya serta mampu menumbuhkan kepedulian akan kesadaran masyarakat termasuk generasi dalam hal ini pemuda yang ada di Kec. Tinggimoncong.

Menurut Amran Azis Adnan Dg. Nassa, selaku narasumber mengatakan bahwa “kegiatan ini secara pribadi sangat kami support, karena bisa dibilang pertama kali kembali hadir dari beberapa tahun terakhir. Beberapa masukan dari dialog kali ini sangat membantu untuk kemudian kegiatan ditindak lanjuti agar tidak stagnan. Harapan kedepannya yaitu budaya kita di Kab. Gowa pada umumnya dan di Kec. Tinggimoncong pada khususnya (Malino) sebagai tempat wisata agar dapat dipertahankan serta ditingkatkan lebih maju”.

Ini merupakan bukti bahwa dari sekian banyaknya pemuda di Kab. Gowa masih ada yang berupaya untuk membangun silaturahmi dan merefleksi kesadaran agar pelestarian adat dan budaya di daerah kita sangat perlu diperhatikan.

Ketua Umum HIPMA Gowa, Kila, Mengemukakan “Mengenai kegiatan kali ini, berkat seluruh teman-teman panitia dan pengurus kegiatan patut diapresiasi karena tidak terlepas dari tuntutan niat. Harapan kedepannya mudah-mudahan dialog kali ini dapat kita aplikasikan kepada masyarakat luas. Sebab kita menjunjung tinggi budaya siri’ balance ataupun slogan yang selalu terpatri dalam diri setiap kader HIPMA Gowa yaitu (Tinuluppaki kareso nakigappa Minasanta).

Lanjut Ia juga mengatakan, ‘untuk itu, bersama pemerintah dan HIPMA Gowa kita jalin silaturahmi keilmuan serta perbuatan nyata kepada masyarakat Gowa’. Kuncinya.

Editor: Andika Putra