Merasa Dicemarkan, Pendamping Desa Datangi Polres Bone

Sejumlah Pendamping Desa di Bone Datangi Polres Bone

BONE, Suara Jalata – Merasa di dicemarkan dengan pernyataan salah satu ketua Lemabaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Bone, 164 pendamping Desa di Bone datangi Mapolres Bone. Sabtu, (25/8/2018).

Kedatangan Sejumlah Pendamping Desa, Kementerian Desa Transmigrasi dan Tertinggal ini untuk melaporkan salah satu ketua LSM yang diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap pendamping desa hingga nama baik Polres.

Hal ini di ungkapkan Kordinator Aksi, Fadli mengatakan akan menuntut keadilan, dan menuntuk kepada pihak kepolisian agar mengamankan Ketua LSM Muhkawas SH MH dalam waktu 1 Kali 24 jam, karena di anggap mencoreng nama baik pendamping desa dengan mengatakan pendamping gagal total.

“Pernyataan Muhkawas dengan mengatakan pendamping desa gagal total,  pendamping dan kades sama-sama bingung, polisi gagal total, polisi tidak ada gunanya, hal itu tidak dapat diterima oleh teman-teman pendamping desa,” Katanya.

Fadli menegaskan untuk pihak polres harus segera melakukan tindakan atas laporan pendamping desa itu.

“Bahkan dia menyebut dirinya kebal hukum, Jika tidak ditindaki dalam waktu 1 kali 24 jam, kami tidak bertanggung jawab jika ada tindakan diluar hukum yang terjadi,” Tegasnya.

Sementara Kasat Tipikor Polres Bone, Fahrun yang menerima laporan mengatakan hal tersebut tidak kebal hukum hanya saja untuk menjeratnya harus sesuai dengan SOP.

“Muhkawas itu tidak kebal hukum, tentunya harus ada proses yang dilakukan tidak serta merta melakukan sesuatu, tentu harus melalui proses penyelidikan. Soal pengakuan Muhkawas bahwa dirinya melakukan sesuatu tentu prosedur dan standar operasianal yang ada, aspirasi ini kami akan terima, ketika merasa dirugikan tentu harus ada prosedur yang dilakukan,” Tuturnya.

Lebih jauh, Fahrun mengatakan akan menindak lanjuti laporan itu, apabila bersalah akan di tindaki sesuai prosedur hukum.

“Setelah laporan ini kami terima, kami akan laporkan ke bapak kapolres bone, setelah itu penyelidikan akan segera dilakukan, tidak usah ragu tidak usah pesimis karena kami polri tentu akan melakukan secara profesional dan tidak memihak, jika terbukti melakukan sesuatu melanggar hukum tentu kami akan melakukan tindakan tegas.” Kuncinya.

Irfan/zhenal