Karna Ban Bekas, Kader HMI Sinjai Bentrok Dengan Polisi

SINJAI, Suara Jelata—Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Teuku Umar Cabang Kabupaten Sinjai yang mengelar aksi demonstrasi terlibat bentrok dengan puluhan aparat kepolisian Polres Sinjai. Kamis, (4/10/2018).

Mahasiswa yang mencoba membakar ban bekas di lokasi penyampaian aspirasi perempatan lampu merah topekkong, Kecamatan Sinjai Utara dihalangi oleh petugas keamanan.

Terjadi aksi saling dorong Mahasiswa dengan polisi yang mencoba memadamkan api.

Polisi bersikeras untuk memadamkan api karna dianggap aksi bakar ban oleh Mahasiswa menganggu penguna jalan yang melintas.

Aksi ini merupakan buntut adanya dugaan tindakan refresif oleh oknum Polisi dari polres Sinjai kepada kader HMI Sinjai.

Informasi yang dihimpun, dimana salah satu kader HMI Sinjai yang bernama Hasyim masuk rumah sakit Sinjai.

Diduga salah satu oknum Polisi di Sinjai menendang motor tersebut lalu dia ikut terjatuh dengan motornya pada 25 september 2018 di Jalan Jenderal Sudirman Sinjai.

“Kami minta Kapolres Sinjai bertanggung jawab dan menindaki anggotanya, kami minta oknum polisi yang bertindak arogan untuk ditindaki dan kami meminta Kapolres Sinjai untuk meminta maaf, “Kata Zulfikar dalam orasinya.

Klik Link Ini Lihat Videonya Mahasiswa Bentrok

Sampai berita ini diturunkan, Mahasiswa dari HMI Komisariat Sinjai mengadakan pertemuan dengan Kapolres Sinjai di Kantornya.

D-ZHAR