Warga Sinjai Ini Selamat Dari Dahsyatnya Gempa Palu, Kini Jadi Relawan

Iccang (Jongkok)

SINJAI, Suara Jelata–Gempa dan tsunami Palu 7,4 SR yang terjadi Jumat lalu (28/9/2018) menyisakan duka mendalam tak hanya bagi warga Sulawesi Tengah, namun juga bagi bangsa Indonesia.

Kota Palu, Donggala, Sigi luluh lantak diterjang gempa dan tsunami setinggi 3 meter.

Ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu mengungsi karena kehilangan tempat tinggalnya.

Bahkan ratusan orang masih tertimbun tidak diketahui keberadaannya.

Salah satu korban dari dahsyatnya gempa disusul tsunami itu adalah Muh.Ikhsan Baso Mapile (Iccang), warga asal Desa Baru (Banyira) Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Iccang yang bekerja di Palu selamat dari gempa dan tsunami, menceritakan pengalaman saat kejadian tersebut kepada suarajelata.

Menurutnya, tepat pukul 17.40 Wita saat sedang asik menonton televisi, terjadi gempa yang begitu besar, sehingga dirinya bergegas keluar dari rumahnya.

Saat berusaha menyelamatkan diri, dia mengaku sempat mengalami kendala karena perabot rumah seperti lemari, meja dan lainnya terjatuh dan berserakan sehingga aksesnya keluar terhalang.

“Pintu rumah pun tertutup dengan sendirinya, kami berusaha keluar dengan mendobrak pintu selama gempa berlangsung,” Katanya.

Karena faktor kepanikan, ternyata pintu rumahnya hanya tertutup biasa kata Iccang.

Namun saat berhasil keluar, dia mengatakan pagar rumah runtuh dan menindih kendaraannya.

Alhasil, dirinya terpaksa lari untuk mencari perlindungan di area yang luas.

“Disitulah kami mengungsi, di tempat pengungsian kami gelap gulita karena semua kota Palu listriknya lumpuh total,” Ucapnya.

Ditempat pengungsiannya, dia bertahan dengan peralatan seadanya, dengan berbagai kendala seperti bahan makanan yang tidak ada.

“Setelah itu media memberitakan bahwa Palu dilanda bencana dan akhirnya banyak saudara dari penjuru dunia maupun tanah air memberikan bantuan dan kebutuhan kami salah satunya dari kabupaten saya sendiri Sinjai,” Bebernya.

Iccang menyampaikan bahwa dirinya mewakil korban gempa Palu asal Sinjai mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat Sinjai yang telah membantu korban.

“Saya sangat bangga, bisa berpartisipasi ikut membantu teman-teman relawan dari Sinjai untuk membagi logistik kepada warga Sinjai maupun warga lainnya termasuk orang Kaili disini,” Ucap Iccang.

Hal itu dilakukan karena dia mengaku sedikit mengetahui dimana tempat yang lebih membutuhkan bantuan tersebut.

D-ZHAR