Air Asin Warga Mencak-Mencak, PDAM Sinjai Baru Bendung Sungai

Ilustrasi

SINJAI, Suara Jelata— Kualitas air bersih yang diproduksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai dikeluhkan warga. Rabu, (10/10/2018).

Salah satunya Kamal Yahya, warga BTN Gojeng Blok E No. 12, Kelurahan Biringere, Sinjai Utara. Ia mengeluhkan air yang mengalir dari PDAM yang terasa asin.

“Sudah 3 hari air mengalir dari PDAM terasa asin bila dimasak, zat kapurnya melengket di wadah tempat masak, masakan terasa asin semua. Kalau kami mandi sabun juga tidak berbusa, dan bisa merusak jaringan kulit bila dilakukan berulang kali,” Katanya.

Menurutnya, ini sudah berapa tahun Ia rasakan hal yang sama dan belum ada upaya yang dilakukan pihak PDAM, padahal ini masalah tahunan dan krusial, karena kebutuhan dasar hidup warga kita Sinjai.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Rudi Hasbullah, warga Kelurahan Lappa, Sinjai Utara. Ia meminta agar pihak PDAM segera bertindak dan tidak menganggap ini hal sepele.

“Apa sebab musababnya sehingga air begini, jika hal ini masih berlangsung, maka kemungkinan besar masyarakat Sinjai khususnya Lappa akan terserang penyakit,” Katanya.

Direktur PDAM Sinjai, Suratman, SE saat dikonfirmasi mengatakan jika Ia sementara berada di lokasi sungai Tangka dan sudah mendatangkan alat berat dari PU Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan SDA nya.

“Musim kemarau ini kan air sangat turun drastis sehingga memudahkan interusi air laut masuk di daerah area pompa pengusapan PDAM, sehingga terkontaminasi air tawar dan air laut sehingga distribusi ke pelanggan terasa asin,” Jelasnya.

Ia menambahkan, cara yang diambil PDAM untuk menanggulangi yaitu dengan sistem darurat membuat bendung melintas sungai menggunakan alat berat mengumpul material sirtu yang ada di lokasi.

“Saya sudah menyurat ke Bupati Sinjai, tanggal 3 Oktober lalu dan sekarang sudah ditindak lanjuti, dan pihak PU sudah mengirimkan alat beratnya untuk melakukan pembendungan sungai,” Kuncinya.

Aisyah