Atasi Pernikahan Dini, Desa Saotanre Lakukan Sosialisasi

Sosialisasi dampak pernikahan dini

SINJAI, Suara Jelata— Sosialisasi dampak pernikahan dini berlangsung di kantor Desa Saotanre, kecamatan Sinjai Tengah, kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Rabu, (10/10/2018).

Kagiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Saotanre berserta jajarannya, Kelapa Kantor Urusan Agama (KUA) Sinjai Tengah, Kepala Puskesmas Lappadata, Kepala Sekolah SMPN 3 Sinjai Tengah, siswa SMP 3 Sinjai tengah, dan masyarakat Saotanre khususnya.

Menurut Andi Sulaeman selaku Kepala Desa Saotanre, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan itu, demi untuk meminimalisir pernikahan dibawah umur.

“Kami selaku pemerintah desa sangat mengapresiasi kegiatan ini, tujuannya agar memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat itu sendiri, dan para orang tua khususnya,” Kata Andi Sulaeman.

Dilain sisi, Drs. Hizbullah mengatakan bahwa, hal utama harus dikembalikan pada orang tua, serta pola hidup anak senantiasa terkontrol oleh pergaulan.

“Pemahaman orang tua itu yang paling penting, karena selain bertentangan dengan undang-undang, juga begitu sulit memenuhi persyaratannya dan tahapan, jadi sebaiknya kita antisipasi sebelum terjadi,” Ungkap Kepala KUA Sinjai Tengah.

Selain itu, Kepala Puskesmas Lappadata, Herlina Syamsuddin, S. St. mengatakan sangat berkaitan antar kesehatan anak dengan maraknya terjadi pernikahan dini.

“Erat hubungannya pernikahan dibawah umur, juga kami mensosialisasikan program pemerintah mengenai campak dan rubella yang sering kali menyerang pada anak,” Jelasnya.

Mg Alam/Aisyah