Gotong Royong Warga Tellulimpoe Masih Tinggi, Ini Buktinya

Rumah Gakin di Tellulimpoe dibangun dengan gotong royong

SINJAI, Suara Jelata–  Pemandangan tidak biasa terlihat di Dusun Lambari Desa Tellu Limpoe, Kec. Tellulimpoe, Kab. Sinjai, Sulawesi Selatan ketika dibandingkan dengan daerah lain. Sabtu, (13/10/2018).

Saat Daerah lain menunggu dan berharap program bedah rumah dari pemerintah atau pihak lain, tidak demikian dengan warga Tellulimpoe.

Hal itu disebabkan karena warga dari 2 Dusun, yakni Dusun Lambari dan Dusun Koro, Desa Tellu Limpoe bersatu bergotong royong membangun rumah Warga Miskin (Gakin).

Mereka swadana membangun rumah Gakin, bedah rumah swadana warga ini murni didasari kepedulian terhadap sesama.

Tokoh masyarakat setempat, Abd. Rahim mengatakan keprihatinannya melihat tetangga yang tidak memiliki rumah.

Melaksanakan aksi sosialnya, Abd. Rahim nengaku dibantu oleh Lukman Mallongi, salah tokoh pemuda asal Tellulimpoe dan berinisiatif menggalang dana dari masyarakat untuk kegiatan tersebut.

“Kami door to door datangi warga, dan ternyata banyak yang antusias saat kami utarakan niat kami,” Katanya.

Dia menyampaikan bahwa bantuan datang dengan beragam bentuk, baik berupa uang, ada pula yang datang langsung menyumbangkan tenaganya.

“Alhamdulilah, dari hasil sumbangan warga terkumpul dana sebesar 3 juta rupiah dan uang tersebut digunakan membeli rumah panggung bekas kemudian diambil bagian yang masih layak pakai kemudian dibangun kembali,” Bebernya.

Sementara itu, Lukman Mallongi berjanji akan berupaya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah atau badan lainnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga Mardi.

“Selain bentuk kepedulian kita terhadap sesama, ini pun akan menjadi catatan amal untuk akhirat,” Ucap Lukman.

Meskipun rumah ini belum tertutupi secara keseluruhan dan masih berlantaikan tanah yang dilapisi karung bekas dan terpal.

Namun Mardi sekeluarga (warga yang dibangunkan rumah) mangaku sudah lega karena sudah bisa berlindung dari terik matahari dan hujan.

“Saya terharu sekali warga banyak yang membantu, dan peduli dengan kami, semoga Allah membalas segala kebaikannya,” Tutur Mardi.

Mardi (35), pria 2 anak ini dibangunkan rumah seluas 4 x 8 meter diatas tanah wakaf keluarga istrinya yang terletak di Dusun Lambari, Desa Tellulimpoe.

zhenal