Soal Lelang Jabatan, Bupati Sinjai dan Pansel Resmi Dilapor Di KASN Jakarta

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Hiruk pikuk pendaftaran calon JPT pratama terkhusus pada open rekruetmen sekda sinjai yang sampai saat ini masih bergulir dengan berbagai penolakan oleh Masyarakat.

Rata rata mereka menganggap panitia seleksi melaksanakan tahapan yang diduga cacat hukum, serta meminta Bupati Sinjai berlaku adil terhadap para ASN yang hendak mendaftarkan diri sebagai kompetiter yang tidak mendapatkan surat persetujuan sebagai Pejabat pembina kepegawaian. 

Baca Juga

Namun nampaknya panitia seleksi tidak menghiraukan sampai saat ini yang sudah memasuki tahap penantian pengumuman 3 besar yang kemudian diserahkan kepada bupati untuk ditetapkan sebagai calon sekda defenitif, hal ini juga menarik perhatian pengacara Andi Barlianto Asapa.

Berdasarkan uraian tersebut, serta sikap diam panitia seleksi inilah yang membuat Andi Barlianto Asapa yang juga praktisi hukum di Jakarta secara resmi melaporkan Bupati Sinjai, Panitia seleksi yang di ketuai oleh Ir.H.Abdul Latief yang juga sebagai sekretaris propinsi sulsel ini, serta kepala BKD Sinjai di Komisi Aparatur Sipil Negara. 
Karena diduga melakukan pelanggaran Norma, kode etik serta kode prilaku dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian serta Panitia Pelaksana Seleksi. 

“Adapun dugaan kami pelanggaran norma, etika dan perilaku antara lain pansel menetapkan persayaratan tidak berdasarkan Amanah UU 5 tahun 2014 tentanag ASN dan PP 11/2017 tentang manajemen ASN, PPK hanya memberikan persetujuan kepada 4 orang ASN untuk ikut serta dalam open rekrutmen sekda ini, padahal masih banyak lagi ASN yang memiliki integritas, rekam jejak dan moralitas yang baik namun terkendala dengan tidak mendapatkannya persetujuan dr bupati sinjai sebagai PPK ini menghambat karir ASN lainnya,”Bebernya. 

Lebih lanjut, pansel juga diduga dengan sengaja menghilangkan persyaratan bebas hukuman disiplin sedang ataupun berat dalam persyaratan umum karena hal ini dapat memberikan kemudahan bagi orang-orang tertentu untuk ikut serta dalam kontestasi calon sekda ini, Tambahnya.

Dengan demikian A.Barlianto Asapa yang akrab disapa Andi Anto ini, merekomendasikan kepada KASN untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap para terlapor.

“Apabila para terlapor terbukti bersalah, agar KASN merekomendasikan kepada presiden melalui menteri untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada Bupati Sinjai selaku PPK dan memberikan sanksi kepada ketua pansel dan jajarannya, membatalkan surat keputusan pangangkatan pansel JPT Pratama Kab Sinjai, serta menyatakan bahwa seluruh produk hukum serta segala administrasi pansel dinyatakan batal demi hukum dan tidak mengikat”Tegasnya.

Selain dari pelaporan itu, Andi Barlianto juga mengirimkan tembusan laporan aduannya kepada kemendagri, kemenpan RB, Kanreg IV BKN dimakassar, Gubernur Sulsel, Ombudsmen sulsel, ketua PKP2A II LAN di Makassar, Ketua DPRD sinjai, dan inspektur Inspektorat Sinjai.

“Kami tidak main main dalam persoalan ini, dan seterusnya akan dikawal” Pungkasnya. 

Lelang jabatan Sekda di Sinjai saat ini diikuti oleh 4 calon yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif M.Si, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Sinjai Drs. Akbar M.Si, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai H. Firdaus, S.Sos M.Si, dan Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sumber Daya Manusia Drs. Muh. Irvan, M.Si.

REDAKSI

Loading...
loading...
  • Whatsapp

Berita Lainnya