Pasien Jampersal Bayar Umum Di RSUD, Kadis Kesehatan Sinjai: Lewat Puskesmas Dulu

SINJAI, Suara Jelata—Terkait Jisdawati yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai dan dikenakan umum, meskipun memiliki Jaminan Persalinan (Jampersal).

Hal itu ditanggapi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sinjai A. Suryanto Asapa. Menurutnya, Jampersal hanya diberikan kepada orang miskin dan tidak mampu yang tidak mempunyai kartu BPJS sehingga harus ada keterangan miskin dari Desa atau Kelurahan.

“Kalau masuk kriteria miskin, dan punya Jampersal harus melahirkan di Puskesmas di tempat selama ini melakukan pemeriksaan, sehingga taksiran persalinannya bisa diperkirakan. Kalau pasien diperkirakan resiko tinggi maka akan segera dirujuk ke RS, jadi kalau normal maka harus melahirkan di Puskesmas tempat melakukan pemeriksaan rutin. Kalau memenuhi kriteria di atas maka secara otomatis akan dirujuk ke RS dan akan berlaku Jampersalnya” Kata Suryanto Asapa saat dikonfirmasi via WA, Minggu (28/01/2018).

Baca Juga:  Himasdap STIPM Sinjai Hadiri Seminar Nasional Kelestarian Laut di UGM

Ia menambahkan, kalau Jampersal berarti ada surat keterangan miskin dari Desa atau Kelurahan setempat dan kalau tidak ada surat keterangan apapun yang penting ke Puskesmas dulu, nanti ditolong dan ditangani terlebih dahulu.

“Kalau ke RS memang harus pakai rujukan dari Puskesmas, harusnya waktu mau melahirkan ada komunikasi dengan Puskesmas tempat memeriksakan selama kehamilan, sehingga bisa petugas yang datang menjemput ke rumah kemudian diantar ke Puskesmas kalau bermasalah baru dirujuk” Kuncinya.

Baca Juga:  Sah,  Amran Mahmud-Amran Resmi Bupati dan Wakil Bupati Wajo

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jisdawati (25) istri dari Zulkarnain (30) yang berdomisili di jalan Jenderal Sudirman, Kab. Sinjai terpaksa melahirkan di dalam mobil, lantaran terlambat merasakan tanda-tanda melahirkan.

Bermula pada Jumat (26/01) sekira pukul 23.20 Wita, Jisdawati yang juga merupakan pemilik Warkop BWK ini  mulai merasakan sakit, dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai. Pasalnya, belum sampai di RSUD Jisdawati pun melahirkan.

BURHAN