Masihkan Pancasila Sebagai Ideologi Negara Kita?

OPINI, Suara Jelata—Sedari awal orang tua kita ( Ir. Soekarno, M. Hatta, soetomo, muhammad yamin, k. H abdul wahid hasyim) inilah para pencetus ideologi negara kita, telah bersepakat bahwa pancasila lah yang menyatukan Republik indonesia, dengan maksud untuk sejahtera, damai, dan sentosa.

Zaman ini mungkin hal itu tidak kita rasakan lagi keberadaannya, pancasila seakan- akan hanya untaian kata tanpa makna, lambang garuda bagaikan patung hampa tanpa ekspresi mungkin dia tenggelam dalam dunia globalisasi masa kini.

Mari kita renungkan sejenak nasib anak muda yang berani tampil megekspresikan keberagaman kita sekarang dan itu sangat sedikit.

Baca Juga:  Jihad: Makna dan Implementasinya

Bahkan banyak di antara mereka menodai ideologi negara kita, sangat berbeda jauh yang pernah di katakan pahlawan kita Ir. Soekarno bahwa “Berikan saya sepuluh pemuda mampu maka akan kuguncangkan dunia”.

Padahal pemudalah penerus tongakat estaftat kepemimpinan negara kita, mari kita kembali renungkan sejenak nasib bangsa ini kedepan jika pemuda saat ini hanya sebatas hura-hura, sex bebas, narkoba dan lain-lain.

seperti berita yang dilansir oleh.
Republik.co.id dan data.go.dok
penelitian Puslitkes Universitas Indonesia (UI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2016 lalu, Hasil penelitian menyebutkan pengguna narkoba pelajar dan mahasiswa mencapai 27,32 persen, ujar Kepala Subdirektorat Lingkungan Pendidikan BNN Agus Sutanto, Senin (30/10).

Baca Juga:  Hijrah ke Dunia Maya

Di sela-sela deklarasi pelajar anti-narkoba, kekerasan anak, dan pencegahan HIV-AIDS di Stadion Korpri di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. 68% pemuda, pelajar terjerat sex bebas di tahun 2017.

Wahai anak muda saatnya kita bangkit lalu berjamaah untuk membangun negeri tercinta kita jangan mudah di adu domba jaga persatuan kita sebagai tongkat estafet pembangunan bangsa karena kita adalah anak bangsa yang bersatu dan persatuan itulah kita kuat.

Oleh: IMMawan Irsan