Warga: BPJS Gratis Mana?, Wakil DPRD Sinjai: Katanya Pemda Siap Bulan Februari

SINJAI, Suara Jelata—Janji Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai terkait program premi BPJS seluruh warga masyarakat Kabupaten Sinjai, masih menjadi polemik hingga saat ini. Senin, (26/3/2018).

Pasalnya, hingga akhir bulan Maret 2018, pelayanan kesehatan melalui jaminan BPJS, nampaknya belum bisa terwujud. Padahal, Pemkab Sinjai sebelumnya menyatakan hal itu akan diberlakukan pada bulan Februari lalu.

Sejumlah Masyarakat Sinjai juga mulai gusar dan mempertanyakan kepada Pemda Sinjai tentang program semesta BPJS yang telah dijanjikan tersebut, bahkan parahnya lagi sejumlah warga sudah tidak membayar biaya iuran BPJS Kesehatan miliknya sejak bulan Februari kemarin sehingga saat ini ada yang menunggak hingga 2 bulan.

Fajri warga Sinjai timur contohnya, kepada awak media ini mengaku kesal dirinya yang mengira tidak lagi membayar iuran BPJS Kesehatan anaknya ternyata kecewa, sampai saat ini masih diharuskan untuk membayar padahal dirinya menghentikan pembayaran sejak bulan Februari 2018 kemarin karna mengira sudah gratis dan dibayarkan pemda.

“Kalau saya dan ibunya kan pakai BPJS Kesehatan gratis, namun anak saya itu masuk kategori mandiri dan setelah ada pemberitahuan bulan januari lalu jika akan digratiskan mulai bulan Februari maka saya sudah tidak pernah lagi bayar iurannya,”Katanya.

Baca Juga:  Saling Ejek di FB, Video Dua Siswi di Sinjai Saling Jambak Depan Sekolah

Dirinya terkejut setelah ada pemberitahuan jika BPJSnya ternyata menunggak sudah dua bulan. “Berarti pemerintah ingkar janji, saya harap kiranya apa yang dikatakan kemarin jika gratis maka itu gratis, tolonglah Pemda Sinjai bersama DPRD untuk segera memberlakukan itu agar tidak ada lagi warga yang kesusahan, sebenarnya apa sih kendalanya? “Harapnya.

DPRD Sinjai coba dihubungi awak media ini selaku pihak legislatif yang bertanggung jawab menyetujui pemberlakuan Pemda atas BPJS Kesehatan semesta pada bulan Februari 2018, melalui Wakil Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin berharap Pemda Sinjai konsisten dan menjawab tuntutan Masyarakat.

“Hal itu mesti harus dipikirkan bersama, karena program ini sudah diketahui masyarakat luas, kalau jaminan BPJS gratis itu akan diberlakukan pada Bulan Februari. Tapi toh, hingga hari ini belum juga berlaku. Kita sebagai anggota DPRD selalu ditanya oleh Warga,”Katanya.

Menurut Jamaluddin yang pernah menjadi bulan bulanan sejumlah kalangan baik dari ormas, tokoh Pemuda dan Masyarakat karna dianggap ‘menghalangi’ pemberlakuan BPJS Kesehatan gratis pada bulan Februari ini pun ‘memaksa’ Pemda untuk tidak mengambil seribu alasan dengan segera menjawab keinginan Warga.

Baca Juga:  Ketua STISIPM Sinjai Lantik Pengurus Baru UKM Seni Lontara

“Kemarin terus terang kami dari Fraksi Gerindra dan rekan rekan mengingatkan pemda soal data dan kesiapan, bukan kami menolak. Kami ini wakil rakyat dan bekerja untuk rakyat masa kami tolak yang berkaitan dengan rakyat. Namun ada namanya aturan, mekanisme itu perlu diperhatikan dan juga kesiapan sehingga saat itu kami berikan pertimbangan untuk tidak terburu buru dan toh nyatanya tidak terealisasi juga kan dibulan Februari kemarin.”Bebernya.

Olehnya itu dia kembali meminta Pemda untuk realisasikan janjinya itu agar tidak dicap ‘dusta’ oleh Masyarakat Sinjai, “Katanya siap dalam anggaran dalam hal ini APBD perubahan, tapi nyatanya tidak berlaku bulan 2 dan ini sekarang dipertanyakan oleh teman teman yang meminta setuju setelah perubahan, kenapa tidak dilaksanakan bulan 2 karena Masyarakat sudah mendesak.”Kuncinya.

ZHAENAL/BUR/SANG