Bahas Permasalahan di Sinjai, Pemda Rapat Koordinasi

SINJAI, Suara Jelata— Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Koordinasi Terpadu Bidang Pemerintahan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai. Rabu, (11/4/2018).

Rapat yang dipimpin Plt. Sekertaris Daerah Kab. Sinjai ini dihadiri oleh Ketua DPRD Sinjai Abd Haris Umar, Kapolres Sinjai, Kasdim 1424 Sinjai, Kepala Kajari Sinjai yang diwakili oleh Kasi Pidsus Hary Surachman, SH. MH, Kepala Pengadilan Negeri Sinjai Abdullah Mahrus SH. MH, para Asisten Setdakab Sinjai, para Staf Ahli Bupati Sinjai, para Kepala OPD, para Kabag Setdakab Sinjai, para Camat se Sinjai, serta para Lurah/Kepala Desa se Sinjai.

Sekertaris Daerah Sinjai, Drs. Akbar M.Si menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan untuk membahas kesamaan langkah dan pandang untuk menyelesaikan masalah-masalah atau fenomena yang muncul di lingkungan masyarakat untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat dalam menghadapi Pilkada yang akan datang.

Senada dengan itu, Kapolres Sinjai dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan untuk membahas situasi dan kondisi di Sinjai, misalnya masalah kriminalitas  penculikan hewan ternak yang sering terjadi di Desa.

“Penculikan hewan ternak yang paling rawan terjadi di Kecamatan Tellulimpoe, dan diberikan himbauan  kepada masyarakat melalui Kepala Desa untuk tetap mengontrol hewan ternaknya,” kata Ardiansyah, Kapolres Sinjai.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai yang diwakili oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Hary Surachman SH. MH menyampaikan bahwa kejaksaan akan berubah dalam hal penegakan hukum akan mendukung pemerintahan dan akan merubah strategi kepemimpinannya untuk  menciptakan masyarakat yang sejahtera maka dari itu TP4D hadir, dan Kejaksaan Negeri Sinjai juga melakukan pendampingan kepada OPD.

“Selain itu Kejaksaan Negeri Sinjai mempunyai program Jaksa Menyapa, dan ASN diharapkan untuk tetap menjaga netralitas dalam menghadapi Pilkada yang akan datang. Kami mengharapkan kepada seluruh kepala OPD, Camat dan Kepala Desa untuk tetap memanfaatkan TP4D,” Katanya.

Hal serupa disampaikan Kepala Pengadilan Negeri Sinjai, Abdullah Mahrus SH. MH menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi sekarang ini yaitu perikanan, misalnya menggunakan bahan peledak atau bom dalam menangkap ikan, serta pertambangan ilegal juga harus diselesaikan izin tambangnnya, selain itu Pengadilan Negeri juga melakukan patroli dan razia pengedaran narkoba.

Kepala Pengadilan Negeri Sinjai juga menyampaikan kepada para Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa bahwa pengadilan negeri Sinjai juga membuka layanan pengaduan melalui telepon dan SMS.

ADV