Membaca Artikel Pemuda Turungan Baji Tentang ‘Kecapi’, Peneliti Jerman Datang Ke Sinjai

  • Whatsapp
Burhan menyerahkan Kecapi (alat musik tradisional) kepada Ingo Stoevesandt

SINJAI, Suara Jelata– Seorang guru piano asal Bremen, Jerman, Ingo Stoevesandt (44) berkunjung ke kabupaten Sinjai untuk belajar dan meneliti alat musik tradisional ‘Kecapi’.

Dirinya mengaku datang ke Sinjai karena melihat artikel Burhan, salah satu pemuda asal turungan baji Sinjai Barat tentang ‘Kecapi’.

Baca Juga

Inggo datang kesinjai bersama sopir yang Dia bayar dari Makassar dan bertemu dengan Burhan di Kopi ko’BI, Sinjai Utara. Sabtu, (14/7/2018).

Dia mengatakan telah mengunjungi sejumlah daerah di Sulawesi selama 3 pekan terakhir yakni, Tanah Toraja, Sengkang, Majene, Sengkang, dan rencananya akan melanjutkan kunjungannya ke Bulukumba.

“Alat musik ini akan saya pamerkan dalam sebuah konteks musik di Jerman,” Katanya, menggunakan bahasa Jerman yang ditranslate kedalam bahasa Indonesia.

Dengan berbahasa Jerman, Inggo mengaku alat musik tradisional sangat susah lagi ditemui, sehingga dirinya tertarik untuk belajar dan mengetahuinya.

Sementara itu, Burhan mengatakan sebelum Ingo datang ke Indonesia, selama ini dirinya berkomunikasi lewat email.

“Beliau baca tulisan saya di If Not Is Then Who terkait alat musik tradisional di Sulawesi,” Katanya.

Dia juga berharapa semoga kedatangan Ingo, alat musik tradisional di Sulawesi bisa dikenal dunia.

“Saya berharap pemerintah dapat membantu dalam hal ini melestarikan apa yang masih tersisa, seperti kecapi, seruling dan alat musik lainnya,” Kuncinya.

zhenal

Loading...
loading...
  • Whatsapp

Berita Lainnya