Videotron Sinjai Dinilai Hanya Pajangan, Ini Penjelasan Sekda

Sekda Sinjai Akbar Mukmin

SINJAI, Suara Jelata—Bangunan Videotron (media elektronik yang menayangkan video dengan Light-Emitting Diodes (LED)) yang terletak di perempatan Tugu Bambu Jalan Persatuan Raya, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan yang saat ini sudah lama rampung namun tak difungsikan. Rabu, (12/9/2019).

Beberapa aktivis di Sinjai menilai ada pemborosan anggaran dan seakan mubazir.

Padahal menurutnya potensi keberhasilan dan informasi Daerah kepada warga Sinjai akan lebih tersampaikan jika benar digunakan.

“Ini kan pernah jadi polemik pada saat pembahasan anggaran, karna Pemda Sinjai ngotot mengangarkan di APBD perubahan 2018 lalu,”Kata Alamsyah salah satu Aktivis Mahasiswa di Sinjai.

Bahkan dua Anggota DPRD Sinjai dari Komisi III saat itu yakni Haeril Anwar dan Andi Wirawan wall out dari pembahasan RAPBD 2018 Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM yang berlangsung diruang rapat Komisi III Kantor DPRD Sinjai (29/11/17) lalu.

Baca Juga:  Pemilih Lansia di Sinjai Kesulitan Melipat Kembali Kertas Suara Coblosan

Haeril Anwar Fraksi PKB dari menolak usulan Dinas Perindag dan ESDM Sinjai saat itu setelah melihat ada anggaran untuk sewa videotron yang anggarannya 900 juta dan sedikit lagi 1 milyar.

Namun, Sekda Sinjai saat dikonfirmasi awak media suarajelata perihal tidak berfungsinya Videotron mengatakan jika yang tangani saat ini adalah pihak ketiga.

Akbar Mukmin mengatakan bahwa izinnya sudah di Proses di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sinjai.

“Hanya saja beberapa hari kedepan saya ada rapat di Jakarta sehingga tidak bisa saya paraf besok mungkin minggu depannya Insya Allah karena sisa tanda tangan Bupati,” Katanya.

Baca Juga:  Jilat Ludah

Dia menyampaikan bahwa sebelumnya sudah pernah diajukan izinnya, hanya saja saat itu masih atas nama Sabirin yahya (Bupati Sinjai Saat itu) sehingga dia (Akbar Mukmin) meminta untuk dirubah.

Terkait pengelolaannya, akbar mengaku bukan lagi Pemda yang mengelola tapi pihak ketiga.

“Dia (pihak ketiga) hanya membayar sewa tanah dan membayar pajak reklamenya,” Ucap Akbar.

Terkait anggaran yang bersumber dari APBD yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan Videotron, Akbar mengatakan anggaran tersebut tidak dibelanjakan.

“Uang itu tidak dibelanjakan untuk Videotron namun dialihkan ke yang lain, di pembahasan APBD perubahan nanti akan diminta persetujuan DPRD Sinjai dan akan disampaikan alasannya kenapa tidak dibelanjakan, jumlahnya berapa kemudian selanjutnya mau diapakan,” Kuncinya.

D-ZHAR