Ini Tanggapan Bawaslu Sinjai Terkait Pemakuan Pohon di Sinjai Selatan

Muhammad Rusmin, Ketua Bawaslu Sinjai

SINJAI, Suara Jelata— Terkait dengan maraknya oknum Calon Legislatif (Caleg) yang memasang benner serampangan di pinggir jalan dengan cara memaku pohon. Jumat, (19/10/2018).

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai, Muhammad Rusmin saat dikonfirmasi mengatakan jika pemasangan baliho harus dipasang di zonasi yang telah ditetapkan.

“Pemasangan baliho ini tetap harus sesuai dengan ketentuan PKPU, sekarang kalau misalnya ada yang mau memasang baliho selain baliho Partai itu harus melapor ke KPU melalui partainya bahwa itu bagian dari tambahan dan tetap harus dipasang di zonasi yang telah ditetapkan,” Katanya.

Kalau di wilayah privasi, kata Rusmin maka harus memastikan apakah seizin pemilik atau tidak.

“Kalau hal itu terjadi, maka kita akan mengeluarkan rekomendasi karena kewenangan penertiban itu tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini Satpol PP, tetapi dasarnya harus rekomendasi dari Bawaslu,” Ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sinjai tersebut menambahkan, jika KPU berkoordinasi dengan Pol PP untuk melakukan penertiban, hubungan koordinasinya dalam bentuk rekomendasi.

Ia mengaku, sudah dua kali mengeluarkan himbauan, tapi Partai ini memang yang membandel karena tidak baca Pasal 34 ayat terakhir.

“Kemudian itu kewajibannya mereka membuka kita upaya pencegahan, bahkan panwascam itu sudah bersurat ke pimpinan partai tingkat kecamatan jadi memang teman-teman partai ini sebagian tidak mampu mengendalikan calegnya,” Jelasnya.

Artinya, yang terpasang diluar zonasi itu sudah melanggar dan zonasi itu ditentukan KPU.

Sebelumnya, sempat diberitakan oleh media ini bahwa di Kecamatan Sinjai Selatan, tepatnya di jalan poros Sinjai-Bulukumba (Lancibung) dan Lingkungan Caile, Kelurahan Sangiasseri telah terpasang benner secara serampangan di pinggir jalan dengan cara memaku pohon.

Takdir/Aisyah