Zaman Modern, Sejumlah Pemuda Sinjai Timur Tetap Kembangkan Pertanian

Para pemuda Biroro saat bekerja di sawah

SINJAI, Suara Jelata— Pemuda dan sawah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam meningkatkan kemajuan pada setiap zaman.

Beberapa pemuda dengan senang serta bahagia bekerja membuat bedengan secara bersama-sama, pekerjaan ini dilakukan demi sebuah tanggung jawab akan ketangguhan serta semangat akan sebuah perubahan

Bukan cuma membuat bedengan disawah, tetapi jauh daripada itu pemuda secara bergiliran melakukan berbagai jenis pekerjaan untuk meringankan beban diantara mereka.

Ada sekitar 50 area luas lahan persawahaan yang dibeden akan ditanami cabe.

Pemuda yang ada di Dusun Bentenge, Desa Biroro, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai ini adalah letak sejumlah pemuda yang sangat mencintai pertanian.

Serta masih mempertahankan sebuah tradisi yang berkembang dalam sebuah kehidupan masyarakat pedesaan

“Ini satu kesyukuran pemuda disini masih mau bekerja tanah. Saling menghargai satu sama lain meski mereka memiliki perbedaan,” Ucap Faris selaku pemuda.

Ia juga menjelaskan bahwa perkumpulan semacam ini bukan baru pertama kali terjadi.

Ini adalah salah satu kesyukuran untuk lebih mencintai pertanian dan mempraktekanya dilapangan, meski kegiatan seperti ini tidak banyak di sukai oleh pemuda zaman ini pada berbagai daerah.

“Seperti mencangkul membuat/meratakan bedengan, mengukur hingga pemasangan mulsa cara untuk menghindari kebosanan untuk tetap semangat meski disawah,” Kuncinya.

Mg Syakir/Aisyah