Warga Turungan Baji Kembali Ingatkan Bupati Sinjai di 100 Hari Kerja

Beberapa waktu lalu, pemuda Desa Turungan Baji sempat menanam pisang di Jalan rusak di Desanya.

SINJAI, Suara Jelata—Pembangunan infrastruktur merupakan hal mutlak untuk kemajuan suatu daerah.

Sama halnya jalan poros di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, yang sudah lama diperjuangkan oleh msyarakat setempat. Sabtu, (24/11/2018).

Jalanan poros yang berada di Desa Turungan Baji tersebut semakin memperihatinkan namun sampai hari ini belum ada tanda-tanda bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai akan mengerjakan jalan itu.

Amiruddin, sekaligus tokoh masyarakat di Desa Turungan Baji membeberkan bahwa Bupati saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan wakil Bupati dalam hal ini Andi Seto Asapa dan Andi Kartini Ottong telah memberikan pernyataan kesiapannya untuk membangun jalan poros Sappiareng.

Menurutnya, Bupati saat mencalonkan mengaku bila dirinya jadi Bupati nanti maka semua keluhan masyarakat insya allah akan masuk di program kerja 100 hari kerja.

“Ini adalah salah satu janji Bupati Sinjai saat ini, kami yakin dan percaya bahwa masih banyak janji-janjinya yang tidak terealisakan apalagi jalanan kami ini yang ada di Desa Turungan Baji yang sejak tahun 2016 lalu kami perjuangan, “Terangnya.

Baca Juga:  Bersama Relawan, Bhabinkamtibmas Sinjai Barat Lakukan Pemeriksaan Gratis

Olehnya warga Turungan Baji lagi-lagi menagih keras janji Bupati Sinjai yang katanya akan memperbaiki jalanan tersebut.

“Sangat disayangkan, jalan kami sudah puluhan tahun rusak parah tapi belum ada pemerintah yang peduli untuk mengerjakan,” Harapnya.

Sementara itu ada tiga Desa yang setiap hari melewati jalanan tersebut yakni, Desa Terasa, Desa Bonto Salama dan Desa Turungan Baji itu sendiri.

Selain itu, masyarakat juga mengaku, ini dikeluhkan juga terutama anak sekolah, serta yang berkepentingan ke kota kabupaten Sinjai yang mesti melewati jalan yang tiga kali lipat jauhnya.

Mereka mengaku, kadang terpaksa lewat ke Sinjai Tengah dengan jarak yang lebih jauh, berbeda jika lewat poros Bulupoddo yang hanya memakan waktu 1 jam.

Olehnya itu, mereka berharap kepada Pemerintah Daerah Sinjai agar secepatnya menindak lanjuti aspirasinya yang sejak 2016 lalu.

“Kami butuh bukti dari Bupati, jangan sampai itu hanya retorika yang berakhir celoteh, kan itu tidak baik, ” Ujarnya.

Baca Juga:  Tidak Lama Lagi, STIP-STISIPM Sinjai Bergabung Menjadi Universitas

Hal senada diungkapkan oleh Imran, menurutnya bila aspirasi mengenai jalan poros di Desanya tidak diindahkan padahal sudah dijanji, maka mereka akan tetap memperjuangkanya.

“Jika jalanan yang telah lama kami suarakan, serta program kerja Bupati Sinjai tidak terealisasi maka kami akan turunkan segenap kekuatan untuk melakukan aksi dengan skala yang lebih besar, ” tegas Imran, selaku Kordinator Lapangan Front Pemuda dan Masyarakat Peduli Desa.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Akbar Mukmin, saat ditanya terkait Jalan Turungan Baji setelah rapat paripurna tentang keinginan pemda untuk peminjaman dana 200 Milyard mengatakan jika nantinya infrastruktur menjadi prioritas.

“Yah jadi itu disesuaikan, karena Turungan Baji ini secara tekhnis memang ada beberapa pertimbangan, tetapi apabila dari segi masyarakat setempat di sana menyetujui akses jalanan yang ada sekarang sesungguhnya itu mendapatkan perhatian khusus dan itu akan tembus semua,”Kuncinya.

BURHAN SJ