Bupati Sinjai Bersama Ketua DPRD Lakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS

Ketua DPRD Sinjai saat melakukan penandatangan

SINJAI, Suara Jelata— Penandatangan nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) APBD 2019 dilakukan oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa dan Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Abd. Haris Umar.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna DPRD Sinjai, di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sinjai, Jalan Tanassang, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Selasa, (27/11/2018).

Bertempat di Ruang Paripurna DPRD Sinjai yang disaksikan Wakil Ketua dan anggota DPRD Sinjai, para Asisten, Staf Ahli Bupati dan Pimpinan OPD.

Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Abd. Haris Umar dalam pidatonya menyampaikan, lembaga DPRD mengucapkan terima kasih kepada Komisi I, II dan III atas masukan yang diberikan kepada badan anggaran dalam rapat konsultasi guna untik penyempurnaan KUA-PPAS APBD tahun 2019.

”Kepada Badan Anggaran, tak lupa saya mengucapkan terima kasih yang telah melakukan tugas dengan baik begitupun kepada pemerintah daerah yang telah berhasil menyusun dokumen kebijakan umum APBD serta PPAS APBD tahun 2019,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Sinjai mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS ini merupakan salah satu tahapan dalam penyusunan rancangan APBD 2019 dan selanjutnya akan menjadi acuan dan pedoman penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) OPD.

“Besar harapan kami, pelaksanaan tahun pertama periode pemerintahan yang kami pimpin mendapat dukungan secara maksimal dari seluruh stakeholder baik itu masyarakat, perangkat daerah, instansi vertikal, swasta, akademisi dan juga termasuk anggota DPRD Kabupaten Sinjai,” Ungkap Andi Seto.

Bupati menambahkan, bahwa proses penyusunan KUA PPAS ini berbagai program dan kegiatan yang terlahir didalamnya merupakan langkah awal dan perjalanan pencapaian visi misi Sinjai untuk periode 2018-2023.

“Yaitu terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri berkeadilan dan religius melalui peningkatan kialitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” Kuncinya.

Mutaaffif/Aisyah