Tawuran di MA Sinjai Barat, Wakil Kepala Sekolah Berkomentar

A. Muh. Sulfikar, korban

SINJAI, Suara Jelata— Terkait tawuran antar siswa yang terjadi di salah satu sekolah Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Tengnga Lembang, Desa Bonto Salama, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan pada Kamis, (29/11/2018) kemarin ditanggapi.

Sebelumnya (29/11) dikatakan oleh seorang siswa, A. Muh Sulfikar, bahwa kejadian tersebut diduga bermula dari saling ejek hingga membesar dan memicu tawuran antara siswa dari dua desa, yakni Desa Turungan Baji dan Desa Terasa.

Selain itu, diduga pula penyebab dari aksi siswa yang begitu miris, akibat kurangnya perhatian guru.

Hal tersebut dibantah oleh wakil kepala sekolah MA Muhammadiyah Tengnga Lembang.

Menurutnya, bukan perhatian guru yang kurang, tetapi memang ini akibat kenakalan remaja.

“Kalau ada yang mengatakan perkelahian dipicu karena kurangnya perhatian guru, itu tidak benar. Karena selama ini setiap ada masalah kami selalu tangani. Tetapi kalau persoalan perkelahian memang benar adanya,” Kata Sabri, S.Pd.i, saat dikonfirmasi pada Sabtu, (1/12/2018).

Sebelumnya, Kamis (29/11), juga diberitakan, bermula saling serang satu sama lain hingga salah seorang siswa, Sainuddin (18) menjadi korban, terjatuh akibat terkena benda yang sengaja diruncing untuk digunakan oleh Alif Alamsyah (18) pelaku, untuk mengenai mata si korban.

Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, dan menajalani perawatan kurang lebih 3 hari.

Tim/Aisyah