Cegah Penyalahgunaan Narkotika, KKN UIN Alauddin Makassar Penyuluhan

Foto bersama mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar dan Aipda Mus Rudi selaku Kanit Bimas Polsek Tombolo Pao

GOWA, Suara Jelata— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 59 Posko Tabbinjai bekerja sama dengan PETAKA melaksanakan kegiatan penyuluhan obat terlarang.

Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan dibuka langsung oleh Sekertaris Desa Tabbinjai, Arsil Muhammad Paliburi. Rabu, (05/12/2018) kemarin.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara, Wina Hariani dari pihak Puskesmas Tombolo Pao dan Aipda Mus Rudi selaku Kanit Bimas Polsek Tombolo Pao dari pihak kepolisian.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Tabbinjai, BPD Tabbinjai, LKMD, Kader Posyandu, PKK, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan,Tokoh Pemuda, siswa-siswi SMPN 4 Tombolo Pao dan SMAN 11 Gowa, dan berbagai lembaga kepemudaan di Kecamatan Tombolo Pao.

Abdul Rahman, Koordinator Desa Posko Tabbinjai mengatakan generasi muda merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran sangat penting bagi agama, bangsa dan negara.

Majunya sebuah agama, bangsa, dan negara sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku generasi muda.

“Dalam menghadapi era globalisasi serta perdagangan bebas, sangat banyak sekali pengaruh dari luar diantaranya penyalahgunaan Narkoba. Untuk itu, generasi Islam khususnya remaja harus siap menghadapi pengaruh-pengaruh tersebut yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Itulah mengapa kami melakukan kegiatan seperti ini,” Ungkap Abdul Rahman.

Sementara itu, para peserta penyuluhan obat terlarang mengaku sangat bahagia akan adanya kegiatan seperti ini. Salah satunya adalah Fikri.

Ia mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini dapat menambah ilmu pengetahuan bagi dirinya, sebab dapat membentengi diri dari bahaya narkoba yang sangat merusak kesehatan, mengarahkan generasi muda kepada hal positif dan mengurangi kasus penyebaran narkoba di pedesaan.

Selanjutnya, kegiatan ini juga diapresiasi oleh Aipda Mus Rudi selaku Kanit Bimas Polsek Tombolo Pao.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang amat positif sekali, apalagi ini pertama kalinya diadakan di Desa Tabbinjai.

Remaja memiliki karakteristik yang rentang terkena Narkoba.

“Salah satunya remaja sangat mudah dipengaruhi oleh kawannya, rasa ingin tahu dan ingin coba-coba itulah yang bisa mendorong mereka terjerumus dan terjebak Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA),” Jelasnya.

Ia menambahkan jika narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) yang biasa disebut narkoba merupakan jenis obat atau zat yang diperlukan di dalam dunia pengobatan.

Akan tetapi, kata Aipda Mus Rudi, jika digunakan tanpa pembatasan dan pengawasan yang seksama dapat menimbulkan ketergantungan.

“Serta dapat membahayakan kesehatan dan jiwa pemakainya. Tak hanya itu, tentu saja juga bertentangan dengan hukum,” Kuncinya.

Wawan/Aisyah SJ