Untuk Pemuda Sinjai, Palapa Dilaunching

Tengah (Sekda Sinjai usai Melaunching Palapa)

SINJAI, Suara Jelata— Pusat Layanan Pemuda (Palapa) yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sinjai resmi dilaunching dan diperkenalkan ke masyarakat Kabupaten Sinjai, pada Kamis (6/12/2018).

Hadir Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Sinjai, H. Jum Hidayat, serta puluhan Pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan se-Kabupaten Sinjai.

Layanan Palapa ini, dilaunching Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Sinjai, Drs Akbar, mewakili Bupati Sinjai di Aula Sekretariat KONI Sinjai.

Dalam sambutannya, Akbar berharap, dengan adanya layanan ini, pemuda dapat memberikan kontribusi terhadap pemerintah dalam hal pembangunan dan pelayanan ke masyarakat.

Peran pemuda, kata Akbar juga diharapkan punya andil besar yang ditawarkan ke Pemerintah, bukan hanya sebuah bentuk fikiran dan konsep belaka namun terlibat secara langsung dalam penyelangaraan kegiatan pembangunan seperti menumbuh kembangkan dan meningkatkan pendapatan kesejahteran masyarakat, memajukan pendidikan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Pemuda harus memberikan kepedulian dan dukungan terhadap visi misi pemerintah daerah. Kita ingin potensi yang ada di pemuda bisa rekapitulasi kemudian menjadi rekomendasi bagi kegiatan OPD sehingga terbangun sinergitas antara kebijakan pemerintahan dan apa yang menjadi harapan pemuda,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadispora Sinjai, H. Muh. Irvan mengungkapkan, layanan pemuda yang dilaunching ini terdapat Empat pelayanan yang akan diterapkan untuk pemuda di kabupaten Sinjai berbasis aplikasi.

Adapun Empat layanan tersebut diantaranya, layanan data kewirausahaan, layanan data potensi pemuda, layanan data kelembagaan kepemudaan, serta layanan pemuda care.

“Ke empat layanan berbentuk aplikasi ini nanti sebagai pusat data bagi pelaku usaha pemuda, untuk mengetahui seberapa banyak pemuda yang memiliki potensi yang dapat menjadi pioner pembangunan, memetakan posisi lembaga organisasi serta untuk mendorong pembangunan UKM di tingkat kelurahan/desa yang tidak meiliki akses yang lebih tinggi,” kuncinya.

Burhan SJ/Redaksi