‘Banjir’ Sinjai Timur, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi Dibantu TNI

 

Simulasi Penanggulangan Bencana

SINJAI, Suara Jelata– Banjir bandang melanda Lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur,  Jumat (7/12/18) mengakibatkan puluhan rumah Warga terendam air, ratusan petugas berusaha menyelamatkan warga yang terjebak didalam banjir.

Akibat peritiwa ini mengakibatkan jatuhnya korban meninggal 1 orang dan 4 orang mengalami luka berat serta ratusan warga mengungsi ke tempat yang aman.

Namun kejadian ini hanyalah sebuah simulasi penanggulangan bencana yang dilaksanakan oleh Korem 141/Toddopuli yang bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sinjai dan didukung sepenuhnya oleh Kodim 1424 Sinjai.

Simulasi yang dipusatkan di Muara Sungai Tui ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Pol PP, BPBD, juga tim Kesehatan atau tenaga medis yang bertugas untuk mengevakuasi warga masyarakat.

Danrem 141 Toddopuli, Kolonel Inf. Suwarno yang hadir langsung menyaksikan simulasi ini mengatakan bahwa dipilihnya Sinjai sebagai lokasi latihan penanggulangan bencana alam ini sebab Sinjai termasuk kawasan Danrem 141 yang rawan terjadi bencana banjir.

Tujuannya yakni untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh instansi terkait dalam penanggulangan bencana alam.

“Simulasi ini untuk mendeteksi dan mengantisipasi sehingga apabila terjadi bencana semuanya sudah tahu apa yang harus dilakukan guna meminimalisir korban maupun kerugian,” ujar Suwarno.

Dalam kegiatan itu, para prajurit juga mengikuti simulasi pelaksanaan komando dan pengendalian prosedur penanganan bencana alam.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Dandim 1424 Sinjai Letkol inf. Oo Sahrojat dan Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa. (Aand/Izhar)