Tiap Bulan 10 Janda Baru Lahir di Sinjai, Ada Alasannya Selingkuh

Ketua Pengadilan Agama, Sitti Rusiah

SINJAI, Suara Jelata—Pengadilan Agama (PA) Sinjai merilis jumlah perkara yang ditangani sepanjang tahun 2018.

Dari data yang berhasil dihimpun, Pengadilan Agama saat ini menangani perkara sebanyak 651 dari periode Januari Hingga pertengahan Desember 2018.

Ketua Pengadilan Agama, Sitti Rusiah menuturkan, perkara tersebut mulai dari perceraian, cerai talak, hingga perkara dispensasi anak dan perkara penetapan ahli waris.

Dengan rincian perkara Isbaht nikah 208 perkara, Dipensasi 76 perkara, Penetapan Ahli Waris 11 perkara, dan Gugatan cerai termasuk harta bersama 340 perkara.

Baca Juga:  Sebelum Dibunuh Oknum Dosen, Wanita Asal Sinjai Ini Sempat Melawan

“Jumlah perkara yang kami tangani hingga saat ini pertanggal 12 Desember adalah untuk perkara Voluter 302 dan perkara bersengketa sebanyak 349 jumlanya 651 perkara,” pungkas Nurasiah saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (12/12/2018).

Khusus perkara perceraian yang ditangani pihak Pengadilan Agama Sinjai, Rusiah membeberkan jika penyebabnya tak hanya karena faktor ekonomi seperti tidak adanya nafkah yang diberikan kepada istri, namun juga karena perselingkuhan.

Terpisah dari data yang di himpun dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Binmas) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sinjai menyebutkan, data perceraian di Kabupaten Sinjai hingga periode November mencapai 124 perkara. Sedang data cerai talak 11 perkara dan rujuk 1 perkara.

Baca Juga:  Buang Sampah Sembarangan, VIDEO Taman Karampuang Sinjai Jorok

Jika dibandingkan dari data sebelumnya periode Januari – Oktober perkara perceraian yang telah diputuskan Pengadilan Agama Sinjai sebanyak 122 perkara meningkat sebanyak 2 perkara hingga periode November.

Kalau dirata-ratakan, janda di Sinjai setiap bulannya yang lahir sebanyak 10 orang.

IZHAR SJ