Pelaku Penganiayaan Penyandang Disabilitas di Bone Ditahan Polisi

Pelaku dan tim Resmob Polres Bone

BONE, Suara Jelata— Rabu malam kemarin sekira pukul 22.00 pelaku penganiayaan disabilitas berhasil diamankan oleh satuan Resmob Polres Bone akan terancam hukuman 5 sampai 10 tahun penjara.

Hal ini dibenarkan Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, saat ditemui di Mapolres Bone disela sela kegiatan apel tiga pilar dan sosialisasi aplikasi pengawasan dan pembinaan dana Desa. Kamis, (13/12/2018).

Diketahui, diduga Nuralang (60), tinggal di Jalan Sungai Asahan, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan telah menganiaya keponakannya sendiri.

Baca Juga:  Peduli Literasi, Mahasiswa MHU UINAM Donasikan Buku ke Taman Baca Nurul Jihad

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim membenarkan hal itu, dia sudah ditahan sementara pemeriksaan lebih mendalam

“Dia akan dikenakan UU kekerasan anak, UU perlindungan anak dan UU disabilitas dan diancam 5 sampai 10 tahun penjara,” Ungkap Kapolres Bone, AKBP Muh Kadarislam Kasim saat ditemui.

Saat ini korban (IK) masih dirawat di Rumah Sakit Tenriawaru Bone karena mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Dia mengalami bocor di kepala bagian atas akibat diduga dipukul dengan kayu bahkan palu, luka pada kedua lengan, dan luka patah kaki,” Katanya.

Baca Juga:  Kembangkan Bakat di Desa Biroro, KKNP IAIM Sinjai Gelar Festival Warga

Kadarislam berharap semoga kejadian ini yang terakhir dan tidak ada lagi kejadian seperti ini lagi.

“Apalagi terkait kekerasan terhadap disabilitas,” Tutur Kapolres Bone, juga sebagai pembina disabilitas di Bone

Ia menyampaikan kepada masyarakat, yang mempunyai keluarga ataupun tetanggga, mengalami keterbatasan, betul-betul harus di jaga.

“Ini harus di jaga dengan baik, karena ini merupakan amanah yang besar dan nilai pahalanya tinggi di sisi Allah berikan ketika kita benar-benar menjaganya,” Kuncinya.

Irfan/Aisyah