Nelayan Miskin Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai Hidup Memperihatinkan

Petugas Dinas Kesehatan Sinjai Saat mendatangi dan melakukan pendataan kepada mindang

SINJAI, Suara Jelata— Middang (80) salah satu warga Desa Kambuno Barat, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hidup sebatang kara di sebuah gubuknya yang berukuran 2×3 meter persegi. Senin, (14/01/19).

Middang sehari-hari bekerja sebagai nelayan untuk menyambung hidup.

Jika beras yang diberikan pemerintah sudah habis, terkadang Ia terkadang tak makan dalam sehari, dan hanya mengharap belas kasih dari para tetangganya untuk diberi makan.

Baca Juga:  KMS UNM Desak Polisi Ungkap Kematian Wanita Asal Sinjai di Gowa

Mispa, salah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di tempat tersebut mengatakan, jika dia menemukan Middang dengan keadaan yang memprihatinkan saat melakukan pendataan.

“Sehingga kami berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana minimal untuk membantu memperbaiki tempat tinggalnya yang sudah tidak layak huni,” Ungkap Mispa saat dikonfirmasi via Whatsapp.

Selanjutnya, dia menambahkan jika targetnya Tenaga Sukarela Kesehatan Pulau Sembilan minimal rumah Middang diperbaiki.

Baca Juga:  Mahasiswa MSP STIP-M Praktek Penelitian Pertumbuhan Mangrove

“Semoga pemerintah memberi bantuan, apalagi kondisinya sudah sakit-sakitan dan jarang turun melaut sebagai mata pencariannya,” Tambahnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, dengan adanya program Home Care dan Home Visit dari pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan sudah melakukan pendataan dan pemeriksaan minggu sebelumnya dan memberikan sedikit bantuan kepada Mindang.

Editor: Aisyah SJ