SINJAI, Suara Jelata—Banyak cerita mewarnai jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kemarin, Rabu 17 April 2019.
Pesta demokrasi lima tahun sekali ini begitu disambut antusias masyarakat Indonesia untuk menentukan nasib Indonesia hingga 2024 mendatang.
Terutama, bagi mereka yang bertugas sebagai panitia pelaksana pemungutan suara, segenap upaya pun dilakukan agar saat hari H pencoblosan tak ada kendala yang terjadi.
Panjangnya proses rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 sangat menguras tenaga dan waktu.
Tak jarang petugas panitia pemungutan suara (PPS) dan penyelengara pemilu dari KPu dan Bawaslu harus rela mengorbankan waktu tidurnya.
Seperti yang terpantau di Kabupaten Sinjai, akibat terlalu kelelahan seorang penyelengara pemilu dari Kecamatan Sinjai timur tertidur kelelahan.
Dengan tidak memakai kasur dan hanya di lantai PPS Kelurahan Samataring ini nampak pulas.
“Iya, sejak 17 April hingga hari ini kami jarang tidur, jadi teman teman kadang curi curi waktu untuk istirahat. Ini semua demi kelancaran pemilu kali ini,”Kata Tahar, salah satu penyelengara.
Redaksi