Pulas Tertidur, Rumah Warga Sinjai Barat Ludes Terbakar

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Sejumlah Personil Polri wilayah Polsek Sinjai Barat mengunjungi dan membantu melakukan evakuasi pasca kebakaran rumah salah satu warga Tassililu kecamatan Sinjai Barat, kabupaten Sinjai. Jumat (12/07/2019).

Kapolsek Sinjai Barat AKP. Kasri menjelaskan kronologi kebakaran rumah tersebut dimana pertama kali diketahui oleh saksi Muh. Ridwan (37) pemilik rumah tersebut sekira pukul 00.30 Wita.

Baca Juga

“Pemilik rumah sementara tertidur bersama 4 orang anggota keluarga lainnya, tiba-tiba terbangun karena mendengar suara mencurigakan di bagian belakang rumah sekitar dapur dan kemudian ia mencoba melihatnya, ternyata api sudah menyala dan membesar,” jelasnya.

Melihat api sudah sudah membesar dan mulai merembes ke lantai dan dinding rumah yang terbuat dari kayu papan, pemilik rumah, Ridwan langsung membangunkan seluruh anggota keluarga lainnya dan meminta untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang berharga yang masih bisa di selamatkan dan meminta tolong kepada warga sekitar.

“Tim pemadam kebakaran tiba di TKP sekira 15 menit kemudian, jadi sekitar pukul 00.45 Wita pemadam kebakaran datang namun api sangat cepat membakar dan menghanguskan seluruh isi rumah karena rumah tersebut sebahagian besar terbuat dari kayu sehingga hanya sedikit barang-barang berharga bisa diselamatkan dan api berhasil dipadamkan sekira pukul 03.00 Wita oleh pemadam kebakaran yang di bantu oleh warga, aparat TNI dan POLRI,” ungkap Kasri.

Kapolsek Sinjai Barat menambahkan, penyebab kebakaran untuk sementara diperkirakan berasal dari dapur karena mengingat dapur tersebut menggunakan tungku yang terbuat dari semen yang bahan bakarnya kayu diduga sebagai pemicunya.

“Diimbau kepada warga untuk waspada terhadap kebakaran yang mungkin terjadi. Periksa secara berkala instalasi listrik yang ada di rumah ataupun jangan lupa mematikan api baik pada tungku maupun kompor sehingga mampu terhindar dari kebakaran,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Alam

Loading...
loading...

Berita Lainnya