Dari Dana Desa, Fermentasi Pakan Sebagai Solusi Peternak di Panikang

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Selain untuk kegiatan pembangunan infrastruktur, Dana Desa (DD) bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat program pelatihan.

Dari program pelatihan Fermentasi Pakan Ternak diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga pada akhirnya akan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Baca Juga

Seperti halnya Pemerintah desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, kabupaten Sinjai, memiliki program pemberdayaan dari Dana Desa untuk Pelatihan.

Muspadillah S.Pd selaku Sekretaris Desa Panaikang menuturkan bahwa kebanyakan masyarakat memiliki ternak sapi dan kambing.

“Akan tetapi cara beternak yang dijalankan masih manual tiap hari. Kendala yang dihadapi warga ketika musim penghujan mau pergi ngarit terhalang hujan. Ketika musim kemarau sulit mendapatkan pakan ternak karena limbah pertanian seperti jerami dan batang pisang melimpah untuk diolah menjadi pakan fermentasi” katanya.

Karena hal itu, kata dia, perlu pelatihan cara beternak yang lebih modern agar bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pada Sabtu (13/7).

Kegiatan Pemerintah Desa ini bekerjasama dengan  PT. Natural Nusantara (NASA) yaitu, Sumardi, Sp.

Dalam pemaparan materi pelatihan, Sumardi, memberikan informasi kepada peserta terkait penggunaan pakan dengan bahan sederhana, mudah dijumpai dan didapatkan.

Campuran bahan yang digunakan dalam pelatihan tersebut adalah batang pisang atau jerami padi yang direkomendasikan, dedak, gula, garam dan air.

“Campuran bahan-bahan tersebut nantinya akan menjadi pakan ternak setelah diproses fermentasi dengan tambahan teknologi organik dari produk NASA yaitu paket Viterna dan Tangguh” jelas Sumardi.

Lanjutnya, metode pembuatan pakan fermentasi dengan bahan lokal ini sangatlah mudah. Yang kita harapkan dari para peserta pelatihan nantinya adalah kemauan dan konsistensi dalam mempraktekkan pembuatan pakan ternak ini.

“Olehnya itu, saya berharap, selepas pelatihan para peternak bisa konsisten mempraktekkan cara mengolah pakan ternak ini,” ujar Sumardi.

Loading...
loading...
  • Whatsapp

Berita Lainnya