Persoalan Sepele, Warga Pakokko Tellulimpoe Sinjai Diparangi

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Maing warga Desa Sapanang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba terpaksa diamankan oleh Kepolisian Sektor Tellulimpoe, Polres Sinjai karena melakukan penganiayaan terhadap Bantong di Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Senin, (03/02/2020), kemarin.

Peristiwa penganiayaan tersebut berawal ketika Suparman (menantu korban) hendak membesuk keluarganya yang di rawat di Puskesmas Mannanti, tiba-tiba Suparman berhenti dipinggir jalan karena ada keluarganya yang mau ikut membesuk.

Muat Lebih

Selanjutnya, Maing melintas dan mengatakan ‘kenapa menghalangi jalan’, lantas Suparman menjawab ‘lewatmeki ka luasji itu jalan’.

Mendengar ucapan tersebut, Maing tersinggung dan tidak terima ucapan Suparman dan hendak menganiaya, sehingga Suparman melarikan diri ke rumah mertuanya di Dusun Pakkoko, Desa Tellulimpoe, dengan dikejar oleh Maing.

Bantong yang sementara tertidur, terbangun mendengar adanya keributan lalu dia langsung keluar rumah dan mendapati Suparman yang hendak dipukuli oleh Maing.

Sehingga Bantong mendekat untuk melerai, namun seketika itu, pelaku memarangi Bantong dengan menggunakan sebilah parang dan mengenai pada bagian kepala dan punggung sebelah kanan sebanyak 1 kali.

Akibat dari kejadian tersebut, Bantong mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan punggung sebelah kanan, sehingga korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menerima laporan tentang penganiayaan tersebut, personil Polsek TelluLimpoe dipimpin Kapolsek AKP. Sudirman langsung meluncur ke TKP dan mengamankan pelaku di Polsek Tellulimpoe selanjutnya dibawa ke Polres Sinjai.

Kapolres Sinjai AKBP. Sebpril Sesa, melalui PH. Kasubbag Humas Polres Sinjai AKP. Fatahuddin, membenarkan peristiwa tersebut.

“Tersangka Maing telah diamankan di Mapolres Sinjai untuk proses hukum,” ungkapnya.

Nakwa

loading...
  • Whatsapp

Pos terkait