Walau Belum Diperiksa, Petugas Terminal di Magelang Tetap Hindari Covid-19

  • Whatsapp
Kepala Koordinator Terminal Drs Prajitno Muntilan, Kab. Magelang, Dwi Tanto.

MAGELANG, Suara Jelata— Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, Jawa Tengah mengumumkan status tanggap darurat atas masuknya virus corona per-Senin (16/3/2020), namun penumpang bus AKDP dan AKAP di Terminal Drs Prajitno Muntilan, Magelang belum dilakukan pemeriksaan infrared thermometer antisipasi virus masuk yang terbawa oleh penumpang.

Meski begitu, pihak petugas Terminal Muntilan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, sudah menerapkan pencegahan atas penularan virus tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Koordinator Terminal Drs Prajitno Muntilan, Dwi Tanto mengatakan penumpang bus dari luar kota masuk di terminal sejauh ini memang belum ada pemeriksaan untuk mengantisipasi masuknya covid-19. Dan sesuai SOP, mestinya hal itu dilakukan.

“Untuk sementara, kami hanya melengkapi petugas kami yang jaga pos tempat pemungutan retribusi (TPR) berupa masker dan sarung tangan. Untuk mencegah virus corona,” ujar Dwi Tanto kepada wartawan Suara Jelata, Selasa (17/3/2020).

Berbeda dengan terminal di daerah lain, informasi yang diperoleh, diketahui bahwa beberapa terminal bus mulai menerapkan pemeriksaan infrared thermometer terhadap penumpang yang baru datang. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan setempat.

Masih menurut Dwi Tanto, sejak Pemkab Magelang mengumumkan status tanggap darurat virus corona Senin (16/3/2020) lalu, penumpang di terminal Muntilan ini, turun hingga 25 persen. Terutama penumpang angkot karena sebagian besar penumpangnya dari pelajar.

“Karena sekolah diliburkan, ya angkot sepi. Supirnya juga mulai mengakui ada penurunan penumpang gegara wabah virus corona,” tandas Dwi Tanto.

Laporan: Mhmd

loading...
  • Whatsapp