DPRD SINJAINews

HMI Sinjai Demo BPNT, DPRD Sinjai Kembali Akan Panggil Terkait

×

HMI Sinjai Demo BPNT, DPRD Sinjai Kembali Akan Panggil Terkait

Sebarkan artikel ini

SINJAI, Suara Jelata—Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Sinjai kembali akan mengagendakan rapat dengar pendapat terkait permasalahan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) yang diaspirasikan Mahasiswa.

Hal ini dikatakan anggota DPRD Sinjai, Jamaluddin yang menerima aspirasi puluhan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai di Kantor DPRD Sinjai hari ini. Kamis, (9/7/2020).

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

“Kita akan sampaikan ke pimpinan aspirasi dari adek-adek HMI, dan tentunya akan ditindak lanjuti dengan rapat dengar pendapat dengan yang terkait,” katanya.

Menurut Jamaluddin, aspirasi terkait BPNT ini sebenarnya sudah dilakukan RDP dengan pihak terkait beberapa waktu lalu.

Bahkan sudah direspon dengan turun langsung melakukan peninjauan kualitas beras di Bulog yang dianggap tidak layak komsumsi yang disalurkan kepada KPM.

“Tapi karena ada lagi aspirasi, maka kita akan tindak lanjuti sebagaimana tugas dan fungsi kita di DPRD sebagai tempat menampung aspirasi untuk selanjutnya di sampaikan kepada yang terkait,” beber Jamaluddin.

Hari ini, HMI Cabang Sinjai kembali turun melakukan aksi demonstrasi di beberapa titik di Sinjai yakni di Tugu Bambu Jalan Persatuan Raya, Kantor Bupati Sinjai dan Kantor DPRD Sinjai.

Salah satu orator, Saiful mengatakan ada banyak permasalahan yang mesti dituntaskan terkait penyaluran BPNT di Sinjai.

“Hasil investigasi kami mendapati ada kualitas bantuan beras yang disalurkan tidak layak komsumsi, dan ada dugaan selisih harga. Kami meminta DPRD untuk dipertemukan dengan penyalur, ” terangnya.

Menurutnya, hasil investigasi mereka di Lapangan menemukan mengenai persoalan penyaluran BPNT bahwa pihak supliyer tidak mampu menjalankan amanat yang telah tertuang dalam Perpres No. 63 Tahun 2017 dan tidak sesuai dengan poin a, b sehingga realita terjadi di Lapangn banyak permasalahan yang ditemukan.

Setelah puas berorasi di Kantor DPRD Sinjai, Mahasiswa kemudian membubarkan diri. Aksi ini dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Sinjai dan Satpol-PP.

Zh