Tidak Patuh Protokol Kesehatan di Soppeng Akan Didenda

  • Whatsapp

SOPPENG, Suara Jelata— Rapat koordinasi penanganan covid 19 Kabupaten Soppeng, merangkaikan Pendispilinan protokol kesehatan guna mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari covid 19, berlangsung di aula Makodim 1423 Soppeng, Selasa (14/7/2020).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, Drs.H.A.Tenri Sessu, M.Si dalam sambutannya mengatakan, covid -19 di wilayah Sopeng meningkat setiap harinya karena kurangnya kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan yang telah di tetapkan.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan langkah dalam memutus mata rantai covid-19 yang di antaranya Pemeriksaan swab dan rapid secara gratis, penjagaan di perbatasan” jelasnya.

Penjagaan perbatasan, lanjut dia. Akan diperpanjang dan lebih diperketat mulai tgl 15 Juli – 4 Agustus 2020.

Dandim 1423 Soppeng juga memaparkan berberapa hal yakni, razia akan dilaksanakan secara tertutup terutama di warkop dan warung lainnya dengan menggunakan sistem denda kepada pemilik yang melanggar protokol kesehatan berupa pencabutan izin.

“Penyemprotan disinfektan dilaksanakan di tempat yang menjadi pusat perkumpulan masyarakat terutama di pasar dan pusat perbelanjaan” lanjutnya.

Terakhir, lanjut dia, rehabilitasi korban covid-19 yang dinyatakan sembuh agar tetap diisolasi selama 3 hari secara mandiri. Agar pemerintah kecamatan mendata dan mengawasi masyarakat yang dinyatakan sembuh.

Laporan: NA

loading...
  • Whatsapp