Jelang Idul Adha, Harga Sembako di Pasar Sentral Sinjai Stabil

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Harga dan persediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil. Persediaan kebutuhan pokok dinilai aman bahkan hingga Idul Adha 1441 Hijriah/2020 Masehi. Hal ini disebabkan stok dalam keadaan melimpah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai, Ir. H. Ramlan Hamid menuturkan, pihaknya rutin memeriksa persediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Sinjai.

Bacaan Lainnya

Terlebih saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya meningkatkan pemantauan harga dan persediaan kebutuhan pokok secara intensif. Diakui olehnya, saat ini harga kebutuhan pokok masyarakat juga masih relatif stabil hingga minggu ketiga bulan Juli 2020 ini.

“Kita di Sinjai lumayan bagus terkait dengan produk, jadi tidak ada pergerakan-pergerakan harga yang dominan, kalau biasanya bawang dan sebagainya naik, kalau sekarang kondisinya normal kemudian stok juga sudah tercukupi. Mudah-mudahan seterusnya seperti itu,” ungkap Ramlan saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (21/7/2020).

Saat ini, tambah Ramlan yang harus diantisipasi adalah faktor distribusi produk. Sebab, jika stok distribusi bagus maka persediaan harga dapat ditekan.

“Kami dari Disperindag terus melakukan pemantauan serta pengawasan terkait distibusi barang yang ada di pasaran,” tandasnya.

Terpisah, salah satu pedagang Rempah di Pasar Sentral yakni, Salma menjual sayuran pada pekan ini sama dengan beberapa pekan lalu atau stabil. Namun memang, meskipun tak ada perubahan harga, jumlah pembeli justru mengalami penurunan. Hal itu lantaran Covid-19 di Sinjai masih mewabah.

“Kalau harga masih seperti biasanya, namun pembeli berkurang,” ucap Salma saat ditemui.

Sementara itu, berdasarkan laporan hasil pemantauan harga periode Juli 2020 beberapa jenis beras diantaranya, beras 4², beras merah, beras ketan putih masing-masing Rp12.000/liter, kemudian beras ketan hitam Rp20.000/liter dan beras kepala Rp9.000/liter.

Sedangkan, gula pasir Rp13.000/liter, gula merah Rp18.000/biji, minyak goreng bimoli Rp13.000/1000ml, kunci mas Rp14.000/liter kemasan, telur ayam ras Rp43.000/rak dan Rp2000/butir.

Kemudian sayur-mayur, wortel Rp7000/kg, tomat Rp15000/kg, kentang Rp15000/kg, cabe keriting dan cabe besar Rp20000/kg, bawang merah Rp30000/kg, cabe rawit Rp15000/kg, dan bawang putih Rp25000/kg.

Adv

loading...
  • Whatsapp