Cegah Stunting, Wabup Tomy Satria Ajak KPM Bekerja Profesional

  • Whatsapp

BULUKUMBA, Suara Jelata—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mendorong pemerintah desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk konsisten dan sinergi melakukan pencegahan stunting atau kondisi gagal pertumbuhan pada anak.

Hal ini disampaikan Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pelatihan Kader Pembangunan Manusian (KPM) Kabupaten Bulukumba, Cluster Kecamatan Herlang, Bontotiro dan Bontobahari di Gedung Serba Guna, Desa Tritiro, Kabupaten Bulukumba, Rabu (22/7/2020).

Berita Lainnya

Dalam kesempatan itu, Tomy Satria menjelaskan bahwa dalam Permendes tahun 2020 nomor 6 hanya menyebutkan dua hal prioritas dalam penganggaran dana desa, yakni Penanganan Covid-19 dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pencegahan stunting.

“Mengapa ini penting? karena disadari bahwa persoalan stunting di Indonesia. Persoalan stunting di Bulukumba itu belum selesai. Itulah sebabnya perlu ada upaya-upaya yang terukur, sistematis, serius agar kemudian stunting itu bisa diselesaikan secara bersama,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, bahwa selama ini tidak ada yang mengurus secara tekhnis dan secara serius yang pada akhirnya tidak berbasis data program-program pemerintah yang dilahirkan oleh pemerintah desa. Dengan hadirnya KPM diharapkan permasalahan itu bisa teratasi.

“Dengan kehadiran KPM akan ada tanggung jawab besar bagaimana kemudian desa-desa di Bulukumba terhindar dari issu-issu stunting. Karena kerja-kerja berbasis data electronik dapat termonitor oleh Pemdes dan Pemkab, agar kemudian stunting bisa kita selesaikan dimasa-masa mendatang,” harap Tomy Satria.

Pada kepentingan itulah, kemudian Pemkab meminta PMD bekerjasama dengan pra pendamping desa agar kemudian untuk menghadirkan para KPM.

Diapun meminta agar para KPM adalah orang-orang yang betul-betul mampu melakukan pengoprasian electronik yang baik.

“Ini agar mampu menunjang keberhasilan bersama dalam kegiatan yang dilaksanakan,” tandasnya.

(*)

loading...
  • Whatsapp