Disperindag Sinjai Akan Adakan Pelatihan Olahan Berbasis Ikan

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata—Balai Diklat Industri (BDI) Makassar Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dalam waktu dekat ini akan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Aneka Olahan Berbasis Ikan.

Kepastian Diklat untuk pertama kalinya digelar di Bumi Panrita Kitta sebutan daerah tersebut usai Kepala Seksi Penyelenggaraan Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, Irwan Sakari melakukan kunjungan di Kantor Disperindag Sinjai. Dia diterima oleh Kepala Disperindag, Ir. H Ramlan Hamid, Selasa (21/7/2020) kemarin.

Berita Lainnya

Diklat tersebut, guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri yang sejalan dengan program prioritas pemerintah saat ini.

“Diklat aneka olahan berbasis ikan kami rencanakan awal Agustus mendatang dengan satu angkatan terlebih dahulu, jumlah pesertanya 50 per angkatan karena kami memiliki slot di Sinjai dua angkatan. Jadi secara keseluruhan 100 peserta nantinya,” ungkapnya saat ditemui.

Diklat ini kata, Irwan telah dilakukan sejak tahun 2018 lalu di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Sementara pada tahun 2020 ini Sinjai merupakan Kabupaten pertama di Sulsel.

Targetnya menurut Irwan, mendorong pertumbuhan industri kecil menengah yang baru, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, maka dengan demikian akan mendorong sumber daya manusia di Sinjai, sehingga mereka terbangun entrepreneur atau jiwa ke wirausahaan.

“Kemudian, pertumbuhan IKM akan meningkat, apalagi dalam situasi ini mereka cenderung tidak melakukan aktivitas, dengan era menuju new normal kita berharap aktivitas produksi ekonomi mulai meningkat,” jelasnya.

Sebab, lanjut Irwan dalam diklat tersebut nantinya yang digunakan adalah bahan baku yang ekonomis, seperti ikan yang harganya murah kemudian di olah menjadi bakso, nagget dengan nilai tambah dan nilai jual lebih tinggi dari harga yang semula.

“Nah setelah ini di sukses dilakukan maka kami tetap akan sinergitas dengan Sinjai. Pertama, kami akan melihat IKM mana yang potensial maka kami akan ikutkan di tahun 2021 menjadi inkubator bisnis kami. Jadi kami lihat potensinya mana yang bisa kami kembangkan lebih maju sehingga bisa membawa nama Kabupaten Sinjai itu sendiri,” tandas Irwan.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai, Ir. H. Ramlan Hamid menyatakan bahwa pelatihan aneka olahan berbasis ikan sejalan dengan visi misi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

Sebab, melalui diklat ini nantinya akan melahirkan sekaligus menciptakan wirausaha dan tenaga kerja baru. Apalagi memang sasaranya adalah pekerja pemula.

“Ini sudah dua kali ada utusan dari Balai Diklat, karena sedianya pelatihan ini dilaksanakan pada bulan Maret lalu, karena ada pandemi Covid-19 sehingga baru kembali dibuka untuk dilaksanakan.

Sasarannya untuk pekerja pemula supaya bagaimana bisa menciptakan wirausaha baru maupun tenaga kerja,” pungkas Ramlan.

Adv

loading...
  • Whatsapp