Bertugas di Pulau Sembilan Sinjai, Bidan Ini Mengaku Panggilan Jiwa

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Profesi menjadi seorang Bidan tentunya bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan namun dibutuhkan suatu ketekunan serta ikhlas dalam menjalankan profesinya demi kepentingan masyarakat.

Lika liku dan suka duka Profesi seorang Bidan yang bertugas di Pulau, taruhannya keselamatan diri sendiri demi pasien.

Bacaan Lainnya

Salah satunya kisah seorang Bidan ditugaskan di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai. Yang berjarak dari pusat kota Sinjai sekirar 10 Mil, Sementara jaraknya dari dermaga Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Lappa, kecamatan Sinjai Utara sekira 3 Mil laut.

Kondisi ini pun sangat dirasakan betul oleh Fatmawati, A.Md. Keb, seorang Bidan Pegawai Tidak Tetap, yang bertugas sejak Tahun 2011 dan terangkat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) saat sekarang Ini yang sudah 9 Tahun 3 bulan lamanya di Puskesmas Pulau Sembilan Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai.

“Kondisi seperti jelas membuat kita kadang merasa cemas namun apa hendak dikata profesi tetap terus kita jalankan,” kata wanita yang biasa disapa dengan sebutan bidan Fatma di kalangan kerabat terdekatnya.

Meski begitu dirinya sampai saat ini, Ia mengaku tetap ikhlas dalam menekuni profesinya sebagai Bidan yang kini bertugas di Puskesmas Pulau Sembilan.

“Jalani profesi bidan itu dengan ikhlas sebab profesi yang kita jalani itu adalah tugas mulia membantu masyarakat,” tuturnya.

Dimana wanita Kelahiran 30 januari 1988 itu mengaku mengalami banyak pengalaman, baik itu yang pahit maupun manis selama bertugas di Pulau.

Walaupun begitu, dirinya mengatakan bertugas di Pulau adalah panggilan hidupnya.

“Bertugas di Daerah terluar yang jauh dari riuhnya Kota itu sangat mulia bagi saya. Awalnya memang berat, karena harus jauh dari keluarga,” kuncinya.

loading...
  • Whatsapp