Aduh, Tertuang Dalam RAB, Pekerja Puskesmas di Sinjai Tidak Pakai APD

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Nampaknya persoalan pemakaian alat pelindung diri (APD) pekerja pada pengerjaan proyek di Sinjai belum berjalan maksimal meski wajib dipakai saat pekerjaan berlangsung. Rabu, (2/9/2020).

Meski ini merupakan hal wajib, namun masih diindahkan oleh pihak rekanan, misalnya pekerjaan Rumah dinas dan ruang perawatan di Puskesmas Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

Berita Lainnya

Beberapa pekerja nampak tidak mengunakan APD, proyek pembangunan yang menelan anggaran ratusan juta ini sudah tertuang dalam RAB perihal anggaran pengadaan APD.

Padahal sebelumnya, pejabat pembuat komitmen (PPK) Andi Syarifuddin mengaku akan menindak tegas rekanan yang tidak memfasilitasi pelindung diri pekerjanya.

APD yang dimaksud adalah Helm, kaos tangan, Rompi, sepatu laras, dan Masker, dan wajib kontrak dengan BPJS ketenagakerjaan untuk mendapatkan jaminan sebelum dilakukan pekerjaan tersebut.

“Kita sudah kembali menegur pihak rekanan, alasannya tadi ada penambahan pekerja jadi belum sempat pengadaan APDnya, kita minta yang tidak memakai APD untuk tidak masuk dalam lokasi proyek,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Yusri, meminta Dinas terkait untuk tegas terhadap keselamatan pekerja apalagi ada disiapkan anggarannya.

Zh

loading...
  • Whatsapp