Polda Sulsel Konferensi Pers Ungkap Pidana Narkotika Dan Ekstasi

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata— Pengungkapan kasus Narkotika jenis Shabu, Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Merdisyam, didampingi Dir Res Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, dan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, melakukan konferensi Pers di Lapangan Apel Mapolrestabes Makassar. Kamis, (24/9/2020).

Dari hasil pemaparan Kapolda Sulsel, bahwa pengungkapan kasus Narkotika tersebut yang berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus Dit Res Narkoba Polda Sulsel, dan dilanjutkan dengan penangkapan tersangka pengguna Muhammad Albi Farid alias Albi, pada Minggu, (20/09/2020).

Bacaan Lainnya

“Bertempat di Rumah Kos Jalan Bontosunggu Kecamatan Tamalate Kota Makassar dan ditemukan 1 (satu) buah pembungkus rokok surya berisi 1 (satu) sachet plastik klip berisi 8 (delapan) butir tablet warna biru berbentuk logo Barcelona,” ungkap Kapolda Sulsel.

Setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan, Tim Khusus Dit Res Narkoba Polda Sulsel, kemudian melakukan penangkapan terhadap diri tersangka Achmad Toto alias Rio bin Musafir Turu.

“Pada penangkapan tersebut ditemukan 1 (satu) buah dompet warna coklat yang berisi 3 (tiga) sachet plastik klip berisi kristal bening, 8 (delapan) sachet plastik klip berisi 57 (lima puluh tujuh) butir tablet extacy warna biru berbentuk logo barcelona dan 1 (satu) butir patahan tablet extacy warna biru berbentuk logo barcelona dan 1 (satu) buah handphone android merk xiaomi warna hitam,” ungkap Dir res Narkoba Polda Sulsel.

Selanjutnya dilakukan pengembangan pada Senin, 21 September 2020, di Jalan Hertasning Perum Bumi Permata Hijau Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dan telah dilakukan penangkapan terhadap pengguna lainnya, Andi Zaldy Mansyur alias Salsi bin Andi Mansyur, dan dari hasil interogasi tersebut selanjutnya dilakukan penyelidikan kembali oleh Tim Khusus Dit Res Narkoba Polda Sulsel.

Sehingga pada Rabu, di Jalan Racing Center Komp. Umi Blok A 13 Karampuang, Kecamtan Panakkukang Kota Makassar tertangkap pengguna Munajid Muchtar alias Najid bin Muchtar dan ditemukan 1 (satu) buah tas ransel warna biru berisi 1 (satu) sachet plastik besar berisi shabu dan 30 (tiga puluh) sachet plastik klip berisi 2994 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh empat) butir tablet warna pink berbentuk logo instagram extacy pada kamar miliknya.

Setelah dilakukan interogasi tersangka Munajid menjelaskan bahwa masih ada shabu pada mobil miliknya dan setelah dilakukan penggeledahan pada 1 (satu) unit mobil merk Honda Brio warna putih dengan No. Polisi DD 1458 WZ ditemukan 1 (satu) buah tas ransel warna coklat berisi 14 (empat belas) sachet plastik klip berisi shabu dan 1 (satu) buah timbangan elektrik warna hitam.

Dari beberapa penangkapan tersebut Timsus Dit Res Narkoba Polda Sulsel berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) buah tas ransel berisi 15 (lima belas) sachet plastik besar berisi shabu dengan berat 13.856,0699 gram dan 30 (tiga puluh) sachet plastik klip berisi 2994 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh empat) butir tablet warna pink berbentuk logo instagram extacy, 3 (tiga) buah timbangan digital, dan 1 (satu) Unit Mobil Merk Honda Brio Warna Putih.

Adapun untuk tersangka tersebut cukup bukti melakukan tindak pidana dengan cara menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis Shabu, dan atau percobaan permufakatan jahat tindak pidana narkotika golongan I jenis shabu dan Extacy.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1), Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dipidana dengan pidana mati, penjara pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” kuncinya.

loading...
  • Whatsapp