Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Sinjai Demo Tutup Jalan, Suarakan Papua Merdeka

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Setelah disahkannya Rancangan Undang-undang Omnibus Law, 8 Oktober lalu, membuat beberapa elemen melakukan aksi unjuk ras, sebagai bentuk penolakan Omnibus Law tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah (AMM) Sinjai. Mereka kembali menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Bambu Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Selasa, (10/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pantauan media ini, Massa yang berjumlah puluhan orang ini secara bergantian berorasi di Tugu Bambu dengan dikawal oleh aparat keamanan dari Polres Sinjai.

Tidak hanya itu, mereka menutup Jalan Persatuan Raya dari arah selatan (Bulukumba) yang membuat penguna Jalan terpaksa memutar.

Salah satu orator, mengatakan, pihaknya menolak keras pengesahan Undang-undang Omnibus Law.

“Kami menolak keras pengesahan Undang-undang Omnibus Law, karena akan menguntungkan investor asing dan akan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dalam aksi ini, AMM, juga terdengar dalam orasinya mengangkat isu Pembebasan Papua.

“Kami meminta untuk memberikan hak Papua untuk menentukan nasibnya sendiri. Karena saat ini Papua bukan merah putih, tapi bintang kejora,” kuncinya.

ZH

loading...
  • Whatsapp