Hari Ini Semua Tenaga Kesehatan di Sinjai Disuntik Vaksin Covid

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—- Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Sinjai, dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Senin, (01/02/2021).

Dalam pelaksanaannya, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, membuka secara resmi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Pembukaan kegiatan ini diikuti, oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, Wakil Bupati, Andi Kartini Ottong,  Ketua DPRD, Lukman H Arsal, Kapolres, AKBP. Iwan Irmawan, Dandim Sinjai,
Kejari Sinjai, Ajie Prasetiya, Sekretaris Daerah Sinjai, dan Kepala OPD terkait.

Plt Dinas Kesehatan Sinjai, Ilham Abu Bakar, mengatakan pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dengan waktu Januari sampai dengan April 2021, dengan sasaran tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

“Tahap kedua, dengan waktu pelaksanaan Januari sampai dengan April 2021, dengan sasaran petugas pelayanan publik dan kelompok usia lanjut,” katanya.

Lanjut Ilham Abu Bakar, sementara tahap ketiga, pelaksanaan mulai April 2021 sampai Maret 2022 dengan sasaran masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

“Tahap keempat sasarannya kepada masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin,” ungkapnya.

Ia menambahkan, adapun sasaran vaksinasi dari kategori Nakes di Sinjai, sebanyak 2.571 orang, jumlah vaksin Corona yang diterima sebanyak 3.680 vial, yang digunakan 2 kali putaran, dengan rentang waktu yang digunakan 14 hari.

“Pelayanan vaksinasi ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan diharapkan tidak mengganggu pelayanan lain di Puskesmas maupun RS,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, mengungkapkan, sampai dengan tanggal 30 Januari 2021, sebanyak 1703 kasus terkonfirmasi positif Corona, dan sembuh 1099 orang serta meninggal dunia 13 orang.

“Oleh karena itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai Corona,” pungkasnya.

Taqwa

  • Whatsapp
loading...