Aktivis Katik Sinjai Dukung Pembangunan Tahura Sinjai

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Pembangunan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Abdul Latief yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali mendapatkan dukungan.

Di tengah polemiknya pembangunan kawasan Tahura yang terletak di Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong tersebut, justru mendapat dukungan dari Hasanuddin, salah seorang aktivis yang aktif dalam Koalisi Anti Korupsi (KATIK) Sinjai.

Bacaan Lainnya

Hasanuddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua KATIK Sinjai membeberkan, Sinjai masih butuh pembangunan dalam peningkatan ekonomi daerah, salah satunya pembangunan di bidang wisata yaitu Tahura.

Menurutnya, pembangunan yang saat ini dirintis oleh Pemkab akan berdampak lebih besar terhadap perekonomian, apalagi melihat sisi potensi di Sinjai cenderung pada pariwisata.

“Kita lihat pembagunan hutan mangrove yang menjadi daya tarik masyarakat Kabupaten Sinjai. Jika Tahura dikelola dengan baik, Insya Allah akan berdampak untuk peningkatan ekonomi masyarakat di sana,” ujar Chacank sapaan akrabnya. Rabu, (03/02/2021)

Walaupun ada lembaga ataupun organisasi yang menolak, kata Chacank, itu tidak menjadi masalah. Karena menurutnya, hal ini berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Soal dampak yang akan ditimbulkan, saya rasa pemerintah sudah mengkaji itu dengan baik. Mari bersama-sama mengawal pembangunan daerah demi ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai yang lebih baik ke depannya,” pintanya.

Namun terkecuali tambah Cacang ada pelanggaran penyalagunaan Anggaran atau Kewenangan, Tentunya Kami juga Sebaliknya akan melaporkan ke aparat oenegak hukum.

Sebelumnya, perwakilan masyarakat Sinjai Borong beberapa waktu lalu telah mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tujuan kedatangan mereka adalah untuk menyatakan dukungannya terhadap pembangunan kawasan di Tahura yang diterima langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif.

Zh

  • Whatsapp
loading...