Bersuara Tolak Buper dan Jalur Sepeda di Tahura, Ketua BLH PP Sinjai Terancam Dievaluasi

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Pernyataan menolak adanya pembangunan Bumi Perkemahan dan Jalur Sepeda yang dilontarkan oleh Badan Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila Sinjai berujung polemik diinternal organisasi ini.

Ketua BLH PP Sinjai, Muhlis Hajar Adiputra terancam dievaluasi oleh Ketua Pemuda Pancasila Sinjai, Nasrullah Mustamin.

Bacaan Lainnya

Gam (Muhlis Hajar Adiputra) dinilai berkomentar dan mengutarakan pendapatnya tanpa ada koordinasi dengan pimpinan PP Sinjai Nasrullah Mustamin.

“Tidak ada koordinasi, makanya saya kaget dengan pernyataannya itu,” katanya.

Dia menuturkan atas kejadian ini akan melakukan tindakan, “Kita akan evaluasi sesuai mekanisme organisasi, ” terangnya.

Hanya saja untuk pemecatan sebagai kader PP itu bukan ranahnya, “Kalau sebagai kader itu ranah MPN Dinda, karna KTA diterbitkan MPN (Majelis Pimpinan Nasional. Red), ” bebernya.

Sebelumnya, Ketua Bidang BLH PP Sinjai, Muhlis Hajar Adiputra mengutarakan hasil kajiannya jika seharusnya pembangunan Buper dan jalur sepeda yang ada di Tahura Sinjai Borong ditutup saja.

Dia memandang tidak layak Tahura dijadikan bumi perkemahan apalagi membuat jalur sepeda karena disana itu adalah daerah penyangga yang kanan kirinya merupakan sumber mata air yang perlu di jaga dengan tentunya pembangunannya boleh saja namun bersifat ekologis.

Hanya saja pernyataan aktivis dan pengiat Lingkungan ini mendapat respon dari internal PP Sinjai sendiri, salah satunya dari Ketua Bidang External PP, Lukman Mallongi.

Lukman Mengatakan bahwa dari awal PP mendukung sepenuhnya kebijakan Pemkab Sinjai dalam pengembangan kawasan Tahura Abdul Latief kecamatan sinjai borong.

“Pernyataan ketua BLH tanpa koordinasi dengan MPC, ” kuncinya.

Zh

  • Whatsapp
loading...